Perbatasan Tegang, Ribuan Warga Timor Leste Ingin Masuk RI

Perbatasan Tegang, Ribuan Warga Timor Leste Ingin Masuk RI

- detikNews
Senin, 08 Mei 2006 16:55 WIB
Kupang - Pengamanan perbatasan RI-Timor Leste ditingkatkan. Sedikitnya 3 batalyon TNI telah disiagakan, menyusul semakin meningkatnya eksodus WNI yang tinggal di Dili ke Nusa Tenggara Timur (NTT) dan adanya kerumuman massa warga Timor Leste di dekat perbatasan.Saat ini ribuan warga Timor Leste berada di dekat perbatasan, Mereka terkonstrentrasi di dua tempat, yakni di Distrik Maliana dan Balino, 4 km dari perbatasan RI-Timor Leste Motaain. Mereka berusaha masuk ke Indonesia, namun dicegah polisi nasional Timor Leste.Meski terjadi eksodus, sampai saat ini belum ada warga Timor Leste yang menerobos memasuki Indonesia. "Belum ada yang menerobos. Sejauh ini perbatasan aman dan tidak ada masalah," kata Danrem 161 Wirasakti Kupang Kol Infanteri Apj Noch Bola saat dihubungi detikcom melalui sambungan telepon, Senin (8/5/2006).Dijelaskan oleh Danrem Wirasakti, saat ini terjadi konsentrasi massa warga Timor Leste di Distrik Maliana. "Ada banyak konsentrasi warga Timor Leste yang ingin eksodus ke Indonesia," katanya. Untuk mengamankan wilayah perbatasan, TNI telah menempatkan 3 batalyon di sepanjang garis batas yang mencapai hampir 200 km. Terdapat 59 pos TNI dan 1 pos dijaga 20-30 orang aparat.Informasi dari pos imigrasi Motaain, sejak pagi hingga pukul 12.00 Wita, 26 WNI yang selama ini bermukin di Dili eksodus ke NTT. Dari informasi yang didapat sejumlah WNI yang eksodus, saat ini tengah terjadi konsentrasi warga Timor Leste di Balibo. Jumlah massa diperkirakan lebih dari 1.000 orang.Sementara itu, situasi kota Dili lumpuh. Aktivitas warga tak tampak, pertokoan dan restoran masih tutup. Apalagi sejak beberapa hari terakhir ini beredar isu tentara antipemerintah akan melakukan aksi besar-besaran. (jon/)


Berita Terkait