Selama Kelaikan Terbang Dijaga, No Problem Naik Boeing 737-200

Selama Kelaikan Terbang Dijaga, No Problem Naik Boeing 737-200

- detikNews
Senin, 08 Mei 2006 16:33 WIB
Jakarta - Maskapai penerbangan komersial yang beroperasi di Indonesia kebanyakan masih menggunakan pesawat Boeing 737-200. Kecelakaan pesawat pun banyak dialami jenis pesawat ini. Tapi, KNKT menyarankan agar masyarakat tidak risau menggunakan pesawat jenis itu."Selama kelaikan terbang dipertahankan, naik Boeing 737-200 no problem. Tidak perlu dikhawatirkan," kata Ketua KNKT Setio Rahardjo di kantornya, lantai 7 Gedung Karya, Departemen Perhubungan, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (8/5/2006).Setio Rahardjo menjelaskan, pemerintah melalui keputusan menteri melarang pesawat yang umurnya lebih dari 20 tahun dan cycle-nya 75 ribu untuk terbang. "Semua pesawat yang terbang di Indonesia masih di bawah itu," kata dia.Selain itu, Setio juga menjelaskan kecelakaan-kecelakaan pesawat disebabkan oleh banyak faktor tidak hanya kerusakan hidrolik seperti pada pesawat Batavia Air yang tergelincir di Bandara Soekarno-Hatta, tapi banyak sekali."Pesawat baru pun bisa rusak. Ingat penerbangan perdana Airbus 320 di Perancis, itu baru tapi kecelakaan," jelas Setio.Mengaca dari kejadian tersebut, tidak menjamin pesawat lama itu jelek, pesawat baru itu bagus. Tapi tergantung pada faktor-faktor keselamatannya dipertahankan atau tidak."Saya kan penerbang. Penerbang kan tidak mau celaka," ujar Setio Rahardjo.Selama ini, kata dia, pemerintah sudah berusaha sekuat tenaga melakukan perawatan dan pengawasan terhadap maskapai penerbangan secara ketat. "Kita secara rutin melakukan ramp check, audit independen, dan sebagainya. Memang belum sempurna tapi tentunya ada tahapan," terangnya. (san/)


Berita Terkait