43 Sekolah di Jakarta Tutup Sementara Imbas COVID-19, 28 Sudah Buka Lagi

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Rabu, 19 Jan 2022 14:16 WIB
Lecture room or School empty classroom with Student taking exams, writing examination for studying lessons in high school thailand, interior of secondary education, whiteboard. educational concept
Ilustrasi sekolah (Foto: iStock)
Jakarta -

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengumumkan tambahan sekolah yang tutup sementara usai ditemukan kasus COVID-19. Total ada 43 sekolah di DKI Jakarta yang ditutup sementara.

"Terkait PTM (pembelajaran tatap muka), total sampai dengan 18 Januari jam 10 (pagi) ada 43 sekolah," kata Riza kepada wartawan, Rabu (19/1/2022).

Riza merinci, dari 43 sekolah yang ditutup sementara, ditemukan 70 orang positif COVID-19. Mereka terdiri dari peserta didik hingga tenaga pendidik.

"Dari 43 sekolah itu terpapar itu peserta didiknya ada 67, pendidiknya ada 2, tenaga pendidikan ada 3, jadi jumlahnya 70 orang," ujarnya.

Riza menyebut dari 43 sekolah yang terdata tutup sementara, 28 sekolah di antaranya sudah dibuka kembali. Sedangkan 15 sekolah masih ditutup.

"Dari 43, sejak 8 Januari hingga hari ini selesai penghentian PTM itu ada 28 sekolah, yang masih tutup tinggal 15 sekolah. Jadi sejak PTM ada 43 terpapar, yang masih ditutup tinggal 15 sekolah, yang lain sudah dibuka kembali," ucapnya.

Lebih lanjut, Riza mengatakan rata-rata kasus COVID-19 dari sekolah yang ditemukan berjumlah satu hingga tiga kasus. Dia menduga penularan bukan terjadi di sekolah, melainkan dari luar lingkungan sekolah.

Diketahui sebelumnya, ada 39 sekolah DKI Jakarta yang ditutup sementara imbas temuan kasus COVID-19. Dari penutupan puluhan sekolah itu, ditemukan 67 kasus COVID-19.

Simak Video 'Covid-19 Naik Imbas Omicron, Dokter Reisa Beri Imbauan Terkait PTM':

[Gambas:Video 20detik]



(fas/idn)