Respons Singkat AHY soal Bupati PPU Kena OTT KPK

Muhammad Hanafi Aryan - detikNews
Selasa, 18 Jan 2022 21:41 WIB
AHY (Muhammad Hanafi Aryan/detikcom)
AHY (Muhammad Hanafi Aryan/detikcom)
Jakarta -

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY tak berkomentar banyak ketika ditanya soal Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Diketahui, Abdul Gafur Mas'ud merupakan seorang demokrat Muda, Ketua DPC Demokrat di Balikpapan.

AHY enggan berkomentar saat ditanyai kasus yang menimpa Demokrat muda tersebut. Dia langsung meninggalkan rumah dinas La Nyalla di Jl Denpasar Raya, Kuningan, Jakarta Selatan.

"Udah, udah ditanggapin kemarin," kata AHY singkat usai berkunjung di kediaman La Nyalla, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (18/1/2022).

Seperti diketahui, KPK menetapkan Abdul Gafur Mas'ud sebagai tersangka. Dia diduga menerima suap pengadaan barang dan jasa serta perizinan.

"KPK menemukan adanya bukti permulaan cukup sehingga KPK meningkatkan ke tahap penyidikan," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata saat konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (13/1).

Dari hasil OTT tersebut, Wakil Ketua KPK menetapkan 11 orang tersangka. Dua di antaranya adala Kader Demokrat Abdul Gafur Mas'ud dan Nur Afifah Balqis.

Demokrat Muda

Kasus dugaan suap itu menjadi sebuah ironi. Pasalnya, dua tersangka merupakan anggota Demokrat Muda, Abdul Gafur Mas'ud (34) dan Nur Afifah Balqis (24).

Dulunya, dia sempat menjadi pengusaha sebelum menjabat Bupati Penajam Paser Utara. Dia didapuk menjadi Ketua DPC Parti Demokrat Kota Balikpapan.

Sementara Nur Afifah Balqis diketahui berumur 24 tahun. Dalam rilis KPK, nama Nur Afifah tertulis sebagai Plt Bendahara DPC Demokrat Balikpapan, dikutip dari situs resmi Partai Demokrat.

Tonton Video: KPK Dalami Keterkaitan Pembangunan Rumdin Bupati Penajam Paser Utara

[Gambas:Video 20detik]



(isa/isa)