Kepala Bappenas Ingin Nusantara Jadi Kota Nyaman, Bisa Work Vacation

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Selasa, 18 Jan 2022 15:31 WIB
Ketum PPP kubu muktamar Surabaya Suharso Monoarfa
Suharso Monoarfa (Wilda Nufus/detikcom)
Jakarta -

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa ingin Ibu Kota Negara (IKN) bisa menjadi kota yang nyaman. Selain itu, dia ingin agar suasana bekerja di kota yang dinamai Nusantara itu seperti sedang berlibur.

"Kota ini juga nanti harus memberikan satu kenyamanan dalam bekerja dengan cara-cara bekerja yang baru. Cara-cara kerja yang kalau saya pakai istilah itu work vacation, jadi bekerja sambil berlibur," kata Suharso di kompleks parlemen, DPR, Senayan, Selasa (18/1/2022).

Menurut Suharso, saat ini banyak orang yang tidak mau bekerja di gedung berlapis beton. Dia menyebut banyak orang ingin bekerja di tengah suasana yang rileks.

"Orang sekarang sudah tidak bekerja di tengah di dalam gedung yang luar biasa, orang nggak mau lagi bekerja di tengah-tengah hutan beton, orang ingin bekerja di tengah suasana yang lebih rileks dan produktif dan ruang-ruang yang virtual reality itu akan lebih banyak," ujarnya.

Dia menyampaikan nantinya generasi berikutnya akan menikmati hasil pembangunan IKN. Dia berharap IKN bisa menjadi contoh bagi kota-kota lain di Indonesia.

"Dan generasi-generasi alfa, beta, generasi ke depan Indonesia tentu akan menikmati hal tersebut. Semoga kota ini menjadi contoh untuk kota-kota kita yang akan datang di seluruh Tanah Air," katanya.

Seperti diketahui, RUU IKN telah disahkan oleh DPR menjadi UU. Pengesahan RUU IKN menjadi UU dilakukan dalam rapat paripurna ke-13 DPR masa sidang 2021-2022.

Rapat paripurna pengesahan RUU IKN digelar di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/1/2022). Rapat dipimpin Ketua DPR Puan Maharani, didampingi empat Wakil Ketua DPR, yakni Sufmi Dasco Ahmad, Rachmat Gobel, Lodewijk Paulus, dan Muhaimin Iskandar.

Seusai pemaparan laporan Pansus, Puan meminta persetujuan para anggota DPR yang hadir secara fisik dan virtual untuk mengesahkan RUU IKN menjadi UU.

"Apakah RUU tentang IKN dapat disetujui untuk disahkan menjadi UU?" tanya Puan.

"Setuju," ucap seluruh anggota Dewan. Setelah itu, Puan mengetuk palu sebanyak satu kali tanda RUU IKN sah menjadi UU.

Simak Video 'Jokowi Disebut Sudah Kantongi Nama Pemimpin Ibu Kota Baru':

[Gambas:Video 20detik]



(dek/gbr)