Ferdinand Hutahaean Ajukan Penangguhan Penahanan, Ini Kata Polri

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Selasa, 18 Jan 2022 15:10 WIB
Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo (Foto: Dok. Polri)
Jakarta -

Pengacara Ferdinand Hutahaean, Rony Hutahaean, resmi mengajukan penangguhan penahanan terhadap kliennya. Menanggapi hal tersebut, Polri menyebut masih akan menunggu proses gelar perkara.

"Nanti diputuskan oleh gelar perkara," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi, Selasa (18/1/2022).

Dedi menyebut penyidik sampai saat ini masih mempertimbangkan sejumlah syarat terkait penangguhan penahanan tersebut.

"Penyidik dengan pertimbangan-pertimbangan penyidik terkait hak-hak dan syarat subyektif," terang Dedi.

Diberitakan sebelumnya, Ferdinand Hutahaean menjadi tersangka dan ditahan Bareskrim Polri dalam kasus cuitan 'Allahmu ternyata lemah'. Ferdinand Hutahaean, melalui kuasa hukumnya, resmi mengajukan permohonan penangguhan penahanan.

"Hari ini resmi kami sampaikan, telah kami masukkan permohonan penangguhan penahanan kepada Bareskrim melalui penyidik yang diterima tadi pukul 16.30 WIB," ujar pengacara Ferdinand, Rony Hutahaean, kepada wartawan, Senin (17/1/2022).

Rony mengatakan pengajuan penangguhan penahanan Ferdinand Hutahaean telah diserahkan ke penyidik Bareskrim. Rony berharap penangguhan penahanan diterima polisi.

Rony membeberkan alasan-alasan mengapa penahanan Ferdinand Hutahaean harus ditangguhkan. Rony menyebut Ferdinand merupakan tulang punggung keluarga, hingga memiliki penyakit yang sudah diidap selama bertahun-tahun.

"Kami sampaikan bahwa beliau ini tulang punggung keluarga. Kedua, alasan kesehatan yang mana sebelumnya sudah kami sampaikan bahwa sejak tahun 2019, beliau ini adalah menjalani pengobatan secara rutin ya. Dengan penyakit yang diderita telah menahun dua tahun lebih. Itulah alasan yang kami ajukan kepada penyidik Bareskrim untuk penangguhan penahanan," tutur Rony.

(rak/knv)