Pasukan di Perbatasan RI-Timor Leste Tidak Ditambah
Senin, 08 Mei 2006 13:35 WIB
Denpasar - Meski eksodus WNI dan warga Timor Leste terus meningkat, pasukan yang menjaga perbatasan Indonesia dengan Timor Leste tidak ditambah. TNI juga tidak memperketat pengamanan."Bukan diperketat. Dijaga normal. Tidak ada penambahan pasukan," kata Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Zamroni usai memimpin upacara gelar pasukan pengamanan KTT D8 di Lapangan Inti Mandala, Renon, Denpasar, Senin (8/5/2006).TNI hanya terus melakukan koordinasi dengan pasukan perbatasan Timor Leste. "Begitu ada pasukan di perbatasan, koordinasi selalu dilaksanakan," kata Zamroni.Pada 28 April lalu, kerusuhan pecah di Dilli yang dipicu unjuk rasa mantan tentara Timor Leste yang dipecat. Jumat 5 Mei beredar kabar bentrokan antara aparat akan kembali terjadi di ibukota negara yang pernah menjadi bagian Indonesia itu.Akibat kabar itu, mendorong warga melakukan eksodus. Hingga kini sedikitnya tercatat 575 WNI telah meninggalkan Timor Leste untuk menuju Nusa Tenggara Timur (NTT). Warga Timor Leste juga banyak yang eksodus.
(iy/)











































