Eks Direktur Keuangan Jasindo Akan Jalani Sidang Vonis Hari Ini

Dwi Andayani - detikNews
Selasa, 18 Jan 2022 08:26 WIB
Terdakwa mantan Direktur Keuangan dan Investasi PT Jasindo, Solihah menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Selasa (28/12/2021). Solihah didakwa melakukan korupsi yang menimbulkan kerugian negara US$766.955,97 atau setara Rp7,584 miliar. Dia diduga merekayasa kegiatan agen dan membayar komisi terhadap kegiatan agen asuransi fiktif atas nama, Supomo Hidjazie, dalam penutupan asuransi aset dan kontruksi pada BP Migas-KKKS (Kontraktor Kontrak Kerja Sama) tahun 2012-2014.
Terdakwa mantan Direktur Keuangan dan Investasi PT Jasindo, Solihah menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Selasa (28/12/2021). (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Mantan Direktur Keuangan dan Investasi PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) Solihah dan pengusaha Kiagus Emil Fahmy Cornain (KEFC) akan menghadapi sidang vonis. Vonis keduanya diagendakan dibacakan hari ini.

Berdasarkan situs Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, sidang keduanya akan dilakukan Selasa (18/1/2022) pukul 10.00 WIB. Diketahui sebelumnya Solihah dan Kiagus diyakini jaksa melanggar Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 Undang-Undang (UU) No 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Atas perbuatannya, Solihah dituntut 4 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 3 bulan kurungan. Solihah diyakini jaksa telah merugikan negara senilai Rp 7,5 miliar.

"Menuntut agar majelis hakim memutuskan, menyatakan Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah menurut hukum bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut," kata jaksa KPK Ikhsan Fernandi dalam sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Selasa (28/12/2021).

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 4 tahun dan pidana denda sebesar Rp 200 juta subsider 3 bulan kurungan," lanjut jaksa Ikhsan.

Jaksa juga menuntut Solihah membayar uang pengganti Rp 1.918.749.382,90 (miliar). Jika tidak membayar, akan dipenjara 6 bulan.

Jaksa mengatakan Solihah telah memperkaya diri sebesar USD 198.340,48 terkait dengan rekayasa kegiatan asuransi fiktif pada PT Jasindo 2012-2014. Perbuatan Solihah dilakukan bersama-sama eks Dirut PT Jasindo Budi Tjahjono dan Supomo Hidjazie.

Dari kegiatan fiktif itu, jaksa mengatakan negara telah merugi Rp 7,5 miliar. Selain itu, Solihah disebut jaksa memperkaya diri dan orang lain dalam kasus ini.

Menurut jaksa, kurs USD 1 saat itu senilai Rp 9.674. Jika dihitung manual dengan kurs saat itu, Solihah telah menikmati uang sebanyak 1,918 miliar sesuai dengan tuntutan uang pengganti Solihah.

Simak selengkapmya di halaman berikutnya.

Saksikan Video 'Eks Direktur Keuangan Jasindo Divonis 4 Tahun Penjara':

[Gambas:Video 20detik]