Viral Khalid Basalamah Ditolak Ceramah di Palu, Polisi: Izin Belum Diajukan

Mohammad Qadri - detikNews
Senin, 17 Jan 2022 19:19 WIB
Ustaz Khalid Basalamah
Foto: Tangkapan Layar 20detik
Palu -

Polisi turut buka suara terkait viral penolakan rencana tablig akbar Ustaz Khalid Basalamah di Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng). Polisi mengaku belum mendapatkan pemberitahuan apa pun, termasuk pengajuan izin kegiatan tentang tablig akbar Ustaz Khalid Basalamah.

"Jadi begini, untuk sampai saat ini kami belum mendapatkan pemberitahuan apa pun tentang rencana kegiatan tablig akbar di Kota Palu," Kata Kapolres Palu AKBP Bayu Indra Wiguno kepada detikcom, Senin (17/1/2022).

Namun Bayu mengaku pihaknya bisa mengundang pihak-pihak terkait untuk mencari solusi bersama. Bayu tak menampik pro dan kontra yang muncul soal rencana tablig akbar Ustaz Khalid Basalamah tersebut. Polisi pun tak akan memberi izin jika masih ada pro dan kontra terkait rencana acara tersebut.

"Jika terjadi perselisihan pro dan kontra dalam suatu kegiatan, tentunya kita tidak akan mengeluarkan izin sampai tidak ada permasalahan di masyarakat," ucapnya.

"Namun dengan adanya informasi atau terjadinya perselisihan pro dan kontra, kami akan mengundang kedua belah pihak untuk hal tersebut bisa dikomunikasikan," imbuh Bayu.

Pihak kepolisian menyerahkan penyelesaian kepada pihak yang pro dan kontra terhadap rencana tablig akbar yang diisi Ustaz Khalid Basalamah.

"Apabila mencapai kesepakatan, atau mungkin tidak jadi dilaksanakan itu semuanya berpulang ke antara dua pihak yang berselisih," sambung Bayu.

Bayu juga membeberkan bahwa penolakan terjadi berawal saat beberapa pemuka agama mengetahui panitia penyelenggara meminta persetujuan terlebih dahulu kepada Wali Kota Palu sehingga akhirnya terjadi pro-kontra.

"Tapi informasi yang kami dapatkan, sempat terjadi pertemuan di antara mereka atau kedua pihak yang pro dan kontra dan sepakat untuk menunda kegiatan tersebut," tuturnya.

Penjelasan Sahabat Khalid Basalamah Indonesia

Sebelumnya sejumlah postingan viral menunjukkan surat penolakan terhadap rencana tablig akbar di Kota Palu. Surat tersebut muncul dengan tulisan penolakan dari Himpunan Pemuda Alkhairaat, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama, GP Ansor, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia, Asybaalul Khairaat, serta Majelis Syahamah. Salah satu dalih penolakan karena para pihak di atas menilai Ustaz Khalid sebagai salah satu dai Wahabi di Indonesia.

Pihak Relawan Sahabat Khalid Basalamah (KHB) Indonesia juga sempat menjelaskan duduk perkara ini. Dikatakan bila tablig akbar Ustaz Khalid Basalamah di Kota Palu masih sebatas adanya undangan yang Ustaz Khalid sebagai pendakwah belum memutuskan apakah akan menghadiri undangan tersebut atau tidak.

Relawan Sahabat Khalid Basalamah (KHB) Indonesia, Daeng Sangkuruwira, lantas menanggapi viral penolakan itu. Dia menjelaskan duduk perkara rencana tablig akbar Ustaz Khalid Basalamah ke Palu sebenarnya belum disetujui oleh pihaknya.

"Kronologinya adalah waktu itu teman-teman dari Palu menanyakan ke saya bagaimana mengundang Ustaz Khalid datang ke Palu," kata Sangkuruwira saat dihubungi detikcom, Senin (17/1).

Simak juga video 'Berdakwah Via Medsos Tak Dicontohkan Nabi, Ini Respons Ustaz Basalamah':

[Gambas:Video 20detik]



(hmw/jbr)