Pria Bejat Pelaku Sodomi Anak Berkebutuhan Khusus di Bekasi Ditangkap!

Farikh Fadlurrohman - detikNews
Senin, 17 Jan 2022 18:54 WIB
Polisi tangkap pria yang sodomi anak berkebutuhan khusus di Bekasi
Polisi menangkap pria yang menyodomi anak berkebutuhan khusus di Bekasi. (Fakhri Fadlurrohman/detikcom)
Bekasi -

Kepolisian Metro Bekasi Kota menangkap pria yang viral menyodomi anak berkebutuhan khusus di Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Pelaku, seorang pria berinisial FS (46), diketahui masih tetangga korban.

"Tersangka yang sudah kita amankan atas nama FS 46, di mana yang bersangkutan bertetangga dengan korban," ujar Kapolres Metro Kota Bekasi, Kombes Hengki pada awak media, Senin (17/1/2022).

Hengki menjelaskan, awalnya penyidik menyelidiki informasi viral terkait pencabulan korban ini. Polisi kemudian menangkap pelaku di rumahnya.

"Kami mengetahui informasi kasus ini dari sosial media dan langsung kita tindak lanjuti oleh karenanya tepatnya pelaku kejadian pada hari Selasa, 11 Januari 2022, sekitar pukul 10.00 WIB di mana tempat kejadian perkara yaitu di rumah pelaku," tuturnya.

Hengki mengatakan pelaku melakukan kekerasan seksual kepada korban. Korban tidak bisa melawan karena diancam pelaku.

"Melakukan hal-hal yang dilarang terhadap korban sendiri dengan dilakukan oral dan disodomi olah tersangka," ungkapnya.

Pelaku dijerat dengan Pasal 81 UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 15 tahun penjara. Saat ini pelaku ditahan di Polres Metro Bekasi Kota.

Sementara itu, korban anak laki-laki yang berusia 7 tahun saat ini masih mendapatkan penanganan untuk pemulihan psikologisnya.

"Terhadap korban sedang dilakukan evaluasi, artinya sedang dilakukan pengamatan, secara umum korban sehat, namun diobservasi oleh ahli," imbuhnya.

Sebelumnya, kejadian ini viral di media sosial setelah sebuah akun Twitter membuat aduan tentang adanya bocah di bawah umur yang memiliki kebutuhan khusus menjadi korban pelecehan seksual. Sontak, cuitan tersebut direspons oleh warganet.

Dalam keterangannya, ia menulis keluarga korban tidak ingin melakukan laporan kepada polisi. Para tetangganya bahkan telah berniat patungan untuk melakukan visum.

Merespons hal tersebut, Polres Kota Bekasi menyelidiki dugaan pelecehan seksual terhadap anak berkebutuhan khusus di Bekasi Timur, Kota Bekasi. Informasi tersebut berawal dari cuitan di Twitter.

"Laporan dan kita sudah mencoba mendatangi untuk membuat laporan, Kasat Reskrim baru buat laporan ke saya," ujar Kapolres Metro Kota Bekasi Kombes Hengki pada Sabtu (15/1).

(mea/mea)