Ada Siswa Terpapar COVID-19, PTM di SMAN 4 Gambir Tetap Berjalan

Anggi Muliawati - detikNews
Senin, 17 Jan 2022 17:16 WIB
Virus Omicron di Indonesia Belum Terdeteksi, Ini Langkah Pencegahan Pemerintah
Ilustrasi Corona (Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Salah seorang pelajar SMAN 4 Gambir terpapar virus Corona (COVID-19). Meski begitu, pihak sekolah tetap melanjutkan pembelajaran tatap muka (PTM).

"PTM tetap berjalan, tapi untuk kelas yang ada anak tersebut disetop dulu. Anak-anak juga sudah dilakukan swab dengan jumlah 36 anak," kata Kepala SMAN 4 Gambir, Heriyanto, saat dimintai konfirmasi, Senin (17/1/2022).

Heriyanto mengatakan siswa tersebut tidak terpapar saat di sekolah. Menurut dia, siswa tersebut terpapar dari salah satu anggota keluarganya yang melakukan perjalanan ke luar kota.

"Ada satu murid terpaparnya dari rumah, bukan dari sekolah. Dia terpapar dari kakaknya, dari luar daerah, Jumat kemarin kita baru tahu kalau positif," katanya.

Heriyanto melanjutkan, pihaknya belum bisa memastikan apakah siswa tersebut terpapar COVID-19 varian Omicron atau bukan. Namun, menurutnya, siswa tersebut sudah merasa tidak sehat sejak Selasa pekan lalu.

"Hari Selasa sudah tidak enak badan terus dia putusin mulai Rabu tidak masuk sampai sekarang. Kita belum tahu itu Omicron atau bukan," katanya.

Pihak Puskesmas setempat, kata Heriyanto, pun telah memanggil 10% dari warga sekolah untuk dilakukan tes swab. Hal itu guna mengetahui apakah ada siswa lain yang terpapar.

"Sepuluh persen dari warga sekolah ikut swab, sekitar 50 orang guru dengan siswa. Kelas X dan XI dan satu dua hari ini hasil muncul. Tapi anak yang kelasnya terpapar itu di rumah saja dulu," katanya.

Lebih lanjut, Heriyanto mengatakan pihaknya ingin menghentikan terlebih dahulu PTM di SMAN 4 Gambir. Namun keputusan tetap berada di puskesmas setempat.

"Yang memutuskan itu puskesmas yang paham, kita sih pengen juga disetop dulu belajar tatap mukanya. Tapi arahan dari Puskesmas tetap berjalan," katanya.

"Kalau untuk orang tua yang tidak memberikan izin anaknya PTM tidak masalah, kita maklumi saja," imbuh Heriyanto.

(mae/mae)