Polisi Periksa 10 Saksi Pengeroyokan Berujung Prajurit TNI Tewas Ditusuk

Wildan Noviansah - detikNews
Senin, 17 Jan 2022 14:26 WIB
The greatest fear, an intruder in the house.
Ilustrasi penusukan (iStock)
Jakarta -

Polisi masih menyelidiki pengeroyokan anggota TNI AD bernama Sahdi hingga tewas di Penjaringan, Jakarta Utara. Hingga kini, sudah ada 10 saksi yang diperiksa.

"Banyak (yang diperiksa), saksi yang ada di lokasi kurang-lebih 10," kata Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan AKP Fajar kepada detikcom, Senin (17/1/2022).

Menurut hasil pemeriksaan terkait kronologi kejadian, Fajar mengatakan keterangan saksi sama seperti yang ada di video.

"Sesuai dengan yang diakui oleh tersangka dan sama kayak yang di video juga. Masing-masing intinya ada yang dia lihat ada yang nggak dia lihat," ujarnya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami kasus tersebut. Fajar mengatakan pihaknya tengah memburu satu pelaku lainnya yang terlibat.

"Sekarang sedang mencari tersangka yang lain. Tim gabungan dipimpin oleh Subdit Jatanras PMJ, Reskrim Polres Jakut, sama Unit Reskrim Polsek Penjaringan," kata dia.

Selain itu, Fajar mengatakan, dari hasil interogasi, 1 pelaku yang diamankan menyebut adanya pelaku lain. Saat ini pelaku masih dicari polisi.

"Pelaku masih kita cari, kalau dari yang sudah diamankan dia menyebutkan identitas yang melakukan penusukan," kata dia.

"Sekarang sedang mencari tersangka yang lain. Tim gabungan dipimpin oleh Subdit Jatanras PMJ, Reskrim Polres Jakut, sama Unit Reskrim Polsek Penjaringan," imbuhnya.

1 Pelaku Ditangkap

Polisi bergerak cepat. Seorang pelaku pengeroyokan ditangkap.

"Salah satu sudah diamankan," ujar Kapolsek Penjaringan AKBP Febri Isman Jaya.

Febri tidak merinci terkait identitas pelaku. Ia menyebut pelaku diamankan di rumahnya.

"Yang jelas sudah diamankan 1 orang terduga pelaku di rumahnya," jelas Febri.

Lihat juga video 'Niat Lerai Keributan, Polisi di Jakut Malah Dikeroyok 10 Orang!':

[Gambas:Video 20detik]



(mea/mea)