Rapat dengan Menag, Anggota DPR Dorong Presiden Lobi Arab Saudi soal Haji

Firda Cynthia Anggrainy - detikNews
Senin, 17 Jan 2022 14:00 WIB
Jakarta -

Kementerian Agama (Kemenag) menyampaikan masih belum ada kepastian keberangkatan haji bagi WNI hingga saat ini. Sejumlah anggota DPR mendorong Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) turun tangan untuk melobi Kerajaan Arab Saudi terkait pelaksanaan haji tahun ini.

Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PKS Buchori Yusuf mengusulkan agar Jokowi berkunjung ke Arab Saudi dan melakukan negosiasi dengan Kerajaan terkait kuota haji bagi WNI pada 1443 H/2022 M.

"Ada dorongan bahwa putusan mengenai dibukanya haji untuk Indonesia dan negara lain ini kewenangannya ada di raja. Itu adalah lembaga tertinggi yang memberikan putusan. Karena itu menyarankan sebaiknya Presiden Republik Indonesia segera datang ke sana untuk negosiasi," kata Buchori Yusuf dalam rapat kerja bersama Kemenag, Kemenkes, dan Kemenhub di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/1/2022).

"Bahwa untuk haji tahun 2022, tolong Indonesia ikut diberikan ruang untuk terlibat di dalam pelaksanaan ibadah haji," imbuhnya.

Hal serupa disampaikan anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Gerindra, Jefry Romdonny. Dia menyebut bahwa Presiden harus turun tangan dalam melakukan lobi dengan pemerintahan Arab Saudi.

"Saya kira ini mungkin lobi juga perlu ditingkatkan, bahwasanya kalau memang selama ini sudah dilakukan lobi oleh pemerintah, itu apa saja yang memang telah dilakukan dalam lobi tersebut? Dalam hal ini saya juga sepakat dengan teman-teman sebelumnya bahwasanya presiden harus turun tangan dalam hal lobi ini dengan Kerajaan Saudi Arabia agar di tahun ini ada keberangkatan jemaah haji dari Indonesia," kata dia dalam kesempatan yang sama.

Selanjutnya, usulan serupa juga datang dari anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PAN, Muhammad Rizal. Dia mengaku mendapat aspirasi dari masyarakat yang berharap dapat mengikuti pelaksanaan haji pada tahun ini.

"Saya melihat persiapannya ya sudah biasalah kalau dari Kemenag, tapi juga dari masyarakat mereka sangat berharap kalau bisa berangkat tahun ini, Pak. Bagaimanapun juga ini harapan, saya kira. Masyarakat kita sudah menunggu 2 tahun tidak berangkat-berangkat. Mungkin ada upaya diplomasi dari Kementerian Agama atau Pemerintah Indonesia supaya paling tidak kita berangkat haji di tahun 2022 ini," ujar Muhammad Rizal.

Meski banyak usulan dari parlemen agar Presiden Jokowi turun tangan dalam negosiasi dengan Kerajaan Arab Saudi, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menilai hal itu tak perlu dilakukan. Menurutnya, Kemenag masih menyanggupi usaha negosiasi dengan Arab Saudi.

"Ini bukan hal mudah, tapi saya kira kalau harus presiden yang turun tangan itu belum waktunya. Jadi selama kita masih bisa, saya kira belum perlulah presiden," kata Yaqut dalam raker tersebut.

Dia melanjutkan sejauh ini Kemenag masih terus melakukan komunikasi dengan Pemerintah Arab Saudi. Menurutnya, kepastian keberangkatan haji bagi WNI pada tahun ini sebaiknya menunggu keputusan otoritas Arab Saudi.

"Karena apa yg dilakukan Arab Saudi dan yang kita lakukan ini sebenernya sudah terkomunikasi terus-menerus, baik secara korespondensi melalui surat-menyurat, maupun kita juga berkomunikasi melalui telepon dan WhatsApp ke otoritas Saudi, jadi kita tunggu saja prosesnya sambil terus berdoa gitu, ya," kata dia.

(fca/gbr)