Catatan dari Yordania (3-Habis)
Kisah Tidur 350 Th di Gua Al Kahfi
Senin, 08 Mei 2006 11:06 WIB
Amman - Usai mengisi perut, Rabu (3//5/2006) pukul 16.30 sore, kami mencari taksi hendak menuju Gua Al Kahfi. Mas Eddi Santosa, wartawan detikcom yang tinggal di Den Haag sudah mewanti-wanti saya, agar menyempatkan ziarah ke Gua Al Kahfi."Kalau ada waktu, usahakan mengunjungi Petra," kata Mas Eddi melalui Yahoo Messenger. Petra yang dimaksud Ma Eddi, adalah sebuah kota tua yang begitu indah dibangun di perbukitan. Dari kota Amman, bisa ditempuh 3 jam dengan mobil sewaan. "Sewanya 50 dinar. Kalau Anda bersedia, besok pagi anak saya akan menjemput Anda di hotel untuk diantar ke Petra," kata Abdulrahman, penjaga museum di amphiteater Romawi. Sayang kami tidak punya waktu lagi. Pukul 18.00 Presiden SBY dijadwalkan jumpa pers.Dari dua saran Mas Eddi itu, Gua Al Kahfi yang masih memungkinkan untuk saya datangi. Dari Balad paling hanya 20 menit perjalanan. Taksi itu tanpa AC, tapi argometernya berfungsi dengan betul. Pengemudinya bernama Iskhak. Di usianya yang 50 tahun, ia tergolong subur. Anaknya 8 orang.Iskhak keturunan Palestina. Ia lahir di sebuah desa di dekat Yerusalem. Orangnya cukup ramah. "Kalau Anda sudah sampai di lokasi dan tahu medannya, pasti Anda tidak menyesal menambah saya 1 Dinar untuk menunggu," kata Iskhak."Kau muslim?" tanya M. Anis, Redaktur Pelaksana Situs resmi kepresidenan (www.presidensby.info) dengan bahasa Arab. "Kalian juga muslim?" Iskhak balik bertanya. Ketika Anis mengiyakan, Iskhak segera menimpali, "Kalau gitu ongkos menunggunya setengah Dinar saja."Gua Al Kahfi terletak sekitar 15 Km ke arah Selatan Amman. Lokasinya persis di sebuah jalan raya yang aspalnya sangat mulus. Di seberangnya terhampar luas sebuah kawasan industri bernama Abu Alanda.Gua Al Kahfi memiliki kisah sebagaimana tersurat dalam Al Quran surat Al Kahfi ayat 9-26. Surat Al Kahfi ini menceritakan sejumlah orang yang percaya pada Allah, dikejar-kejar oleh tentara penguasa yang syirik nan dholim. Mereka tetap ingin mempertahankan aqidahnya. Orang-orang itu, bersama anjingnya, kemudian masuk di sebuah gua bersembunyi.Gua yang mereka masuki ini memiliki lubang yang memungkinkan cahaya Matahari masuk. Di dalam gua itu, saking lelahnya, mereka kemudian tertidur. Lelap. Ketika bangun, mereka kelaparan dan berniat untuk membeli makanan. Setelah melihat situasi aman, mereka kemudian keluar dari gua.Ketika berniat membeli makanan, rupanya uang mereka tidak laku. Zaman sudah berubah total. Orang orang sudah berubah. Penguasa sudah berganti. Peradaban baru di depan mata mereka. Mengapa? Ternyata, mereka telah tertidur selama 350 tahun. Dalam kisah yang lain, disebutkan mereka tertidur selama 309 tahun. Dalam Al Quran, para pemuda ini diabadikan dengan sebutan 'ashabul kahfi', artinya sahabat-sahabat gua. Berapa jumlah pemuda yang bersembunyi di gua ini, masih simpang siur. Namun ada satu riwayat yang menyebutkan mereka berjumlah 7 orang dengan seekor anjing. Riwayat yang dikisahkan Al Quran ini memang tidak menyebutkan secara pasti di mana letak gua itu. "Namun orang menyakini Gua Al Kahfi itu ya yang di Amman ini," jelas Abdulrahman, penjaga museum Amphiteater Romawi.Gua itu sendiri sangat sederhana. Di atas gua itu, masih tampak jelas lubang untuk pencahayaan. Sinar matahari sore pun menerobos melalui lubang itu. Di dalamnya kosong saja. Hanya ada tulang belulang yang diyakini sebagai tulang anjing yang menjadi teman setia Ashabul Kahfi. Gua itu terbagi menjadi 3 ruang. Ketika kami memasuki gua itu, terlihat seorang perempuan sedang membaca Al Quran.Makin sore, makin banyak penziarah yang datang. Serombongan pelajar yang berjumlah 30 anak, berbaris tertib memasuki gua. Saat asyik memotret, sebuah SMS masuk ke HP saya. "Segera kembali ke hotel. SBY pukul 18.00 jumpa pers," begitu pesan dari seorang rekan wartawan.Kami pun segera masuk taksi. Kembali ke hotel. Lumayanlah, mencuri waktu di tengah ketatnya liputan lawatan Presiden SBY. Keterangan Foto: Wajah gua yang diyakini sebagai gua Al Kahfi. Banyak orang berziarah ke gua ini.
(bdi/)











































