Heboh Snack Gambar Kaesang di Pesawat Garuda, Ini Penjelasan Pemasok

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Senin, 17 Jan 2022 10:26 WIB
Kaesang-Raffi Ahmad
Kaesang Pangarep (Anisa Indraini/detikcom)
Jakarta -

Foto makanan ringan atau snack bergambar ilustrasi Kaesang Pangarep dalam paket makanan yang disajikan di pesawat Garuda Indonesia bikin heboh. Snack bergambar Kaesang itu kemudian ditarik dan diganti dengan kemasan standar.

Penjelasan mengenai snack bergambar Kaesang itu disampaikan PT Jaya Swarasa Agung Tbk atau Tays Bakers (TAYS) dalam keterangan tertulis, Senin (17/1/2022). TAYS diketahui baru saja meluncurkan kemasan baru produk makanan ringan TRICKS yang menampilkan ilustrasi wajah Kaesang Pangarep sebagai bagian dari kerja sama co-branding dengan PT. Harapan Bangsa Kita (GK Hebat).

"Kemasan baru ini ditujukan untuk memperkenalkan Tays Bakers di pasar ritel, mengingat sosok Kaesang Pangarep yang dekat dengan UMKM Indonesia," kata CEO Tays Bakers, Alexander Anwar.

Alexander mengatakan Tays Bakers sebelumnya juga telah telah menjalin kerja sama dengan PT Aerofood Indonesia (Aerofood ACS) selama satu tahun terakhir. Tays Bakers menyediakan produk TRICKS kepada Aerofood ACS untuk keperluan distribusi di berbagai maskapai penerbangan yang menggunakan jasa Aerofood ACS.

Adapun untuk pendistribusian di maskapai, kini akan digunakan produk TRICKS dengan kemasan standar tanpa ilustrasi endorser.

"Kami akan menukar semua produk TRICKS pada Aerofood ACS dengan kemasan standar," ujar Alex.

Penjelasan Dirut Garuda

Dalam foto yang beredar di media sosial, paket makanan tersebut disajikan dalam penerbangan menggunakan pesawat Garuda Indonesia. Salah satu snack yang ada dalam paket makanan itu menggunakan ilustrasi Kaesang Pangarep.

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Irfan Setiaputra lantas buka suara. Irfan mengatakan telah meminta agar snack yang kemasannya bergambar Kaesang itu ditarik.

"Kita lagi minta ditarik dari Garuda," kata Irfan kepada detikcom, Minggu (16/1).

Irfan juga mengaku telah meminta agar kemasan snack diganti dengan kemasan tanpa gambar.

"Minta TRICKS untuk ganti dengan kemasan polosan. Ganti yang polos," lanjutnya.

Dia menjelaskan penarikan itu dilakukan untuk menghindari terjadinya konflik kepentingan.

"Pasti kita hindari (jika ada konflik kepentingan)," kata Irfan.

Simak Video 'Disebut Fitnah oleh JoMan, Ubedillah: Tuduhan yang Keliru!':

[Gambas:Video 20detik]



(knv/fjp)