Poso Tegang, 2 Motor Polisi Dibakar

Poso Tegang, 2 Motor Polisi Dibakar

- detikNews
Senin, 08 Mei 2006 09:49 WIB
Poso - Situasi Kota Poso, Sulawesi Selatan menjadi tegang menyusul dibakarnya 2 motor polisi di Kelurahan Lawangah. Massa mengamuk karena ketidakjelasan penangkapan salah seoarang warga oleh Densus 88 Anti Teror Mabes Polri.Peristiwa ini bermula dari upaya Densus 88 Anti Teror Mabes Polri menangkap Taufik Bulaga di kediamannya di sekitar Lawangah sekitar pukul 05.30 WIB. Namun pihak keluarga memprotes penangkapan itu karena ketidakjelasan alasannya. Hingga kini pun, pihak keluarga tidak mendapat kejelasan alasan penangkapan Taufik. Kehadiran Densus di rumah keluarga Taufik mengundang perhatian ratusan warga setempat. Mereka kemudian mendatangi rumah Taufik dan melakukan protes penangkapan itu. Namun akhirnya massa menjadi beringas.Malah, warga melampiaskan kemarahannya terhadap dua anggota polisi. Namun karena tidak berhasil menangkap polisi itu, massa memilih membakar motor besar milik dua polisi itu.Tak berapa lama kemudian, situasi menjadi tegang dimana massa semakin ramai. Sekitar 120-an anggota Brimob Polda Sulteng bersenjata lengkap akhirnya datang di lokasi pembakaran. Untungnya, tidak terjadi bentrok fisik karena suasana dapat dikendalikan. Dua bangkai motor akhirnya dibawa polisi ke Polres Poso di Jl Sumatera.Kapolres Poso AKBP Rudi Sufahriyadi membenarkan peristiwa pembakaran 2 motor polisi itu. Untuk mengantisipasi keadaan terburuk, Rudi enggan berkomentar. Dia mengaku telah memberikan pengarahan jajaran Polres Poso untuk mengedepankan situsi damai. "Saat ini kita mengadakan rapat oleh sejumlah perwira di Poso," ujarnya ketika dihubungi detikcom, Senin (8/5/2006). Menurut Rudi, situasi sementara telah aman dan terkendali. Pihaknya juga sedang melakukan penyelidikan terhadap masalah ini.Terkait upaya penangkapan Taufik, Rudi enggan menjelaskan. Dia menyatakan hal itu bukanlah kewenangannya. Penjelasan merupakan kewenangan Densus. Namun massa di lokasi pembakaran dan di rumah Taufik belum bubar. Massa masih menuntut kejelasan alasan penangkapan Taufik. Taufik hingga kini juga tidak jelas keberadaannya. (atq/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads