Bertambah 22, Warga Krukut Positif COVID Jadi 89 Orang

Karin Nur Secha - detikNews
Minggu, 16 Jan 2022 15:15 WIB
Suasana di RW 02, Krukut, Tamansari, Jakbar yang terlihat sepi di saat micro lockdown diberlakukan karena ada seorang warga suspek Omicron (Karin NS/detikcom)
Suasana Krukut, Tamansari, Jakbar, yang terlihat sepi di saat micro-lockdown diberlakukan. (Karin NS/detikcom)
Jakarta -

Warga Krukut, Jakarta Barat, yang positif Corona (COVID-19) bertambah menjadi 89 orang. Padahal, dua hari sebelumnya angka kasus positif Corona di Krukut sebanyak 67 kasus.

"Untuk jumlah kasus positif PCR di Krukut ada 89 orang ya hari ini," ujar Lurah Krukut Ilham Nurkarin saat dikonfirmasi, Minggu (16/1/2021).

Dia menyebut 89 kasus tersebut sudah termasuk satu orang terkonfirmasi positif varian Omicron. Hingga kini, dia memastikan belum ada penambahan positif Omicron di Indonesia.

"Iya betul (masih satu orang, belum ada info penambahan confirmed Omicron ya," kata Ilham.

Dia menyebut hingga kini terdapat 50 warganya yang masih menjalani isolasi mandiri di rumah. Namun 10 orang di antaranya akan dipindahkan ke Wisma Atlet sore ini.

"Masih ada 50 orang yang isoman, 10 orang insyaallah hari ini ke Wisma Atlet. Sisanya 40 orang masih menunggu persetujuan di sana," jelas Ilham.

"Tapi hari ini insyaallah ada 10 orang yang kita arahkan untuk ke wisma atlet, masih dilengkapi administrasinya," sambungnya.

Diberitakan sebelumnya, Wali Kota Jakarta Barat Yani Wahyu menuturkan 1.026 warga Krukut sudah menjalani tes Corona dengan hasil sementara 67 dinyatakan positif. Dia menyebut belum semua warga positif Corona dilakukan perawatan di Wisma Atlet. Sebagian ada yang menjalani isoman di rumah.

"Sebanyak 45 kita bawa ke Wisma Atlet, 20 isoman di rumah dan kita lakukan treatment hari ini. Pak Kapolda sudah mengatakan kita lakukan treatment supaya bahwa ini tidak bisa kita lakukan sendiri tapi harus dilakukan kerja sama seluruh pihak elemen masyarakat. Kami juga berikan vitamin ya agar imunitas warga tetap terjaga dan seluruh kegiatan aktivitas di sini termasuk pasar kita tutup sementara," kata Yani, Jumat (14/1).

(ain/mae)