Video Jembatan Ambruk Disebut di Samarinda, Faktanya Bukan di Indonesia

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 16 Jan 2022 12:34 WIB
Screenshot video viral jembatan ambruk
Foto: Screenshot video viral
Jakarta -

Video sekelompok orang berjalan di atas jembatan yang kemudian ambruk ke air ramai beredar di media sosial. Kejadian di video itu disebut terjadi di Samarinda, Kalimantan Timur, padahal faktanya kejadian di video tersebut bukan di Indonesia

Video yang beredar memperlihatkan sekitar belasan orang sedang berjalan di atas jembatan kayu. Ketika mereka sedang berbincang, jembatan itu mendadak ambruk dan orang-orang itu jatuh ke air. Dalam video terdengar suara teriakan dan suara orang-orang yang membantu.

Di media sosial, video itu disebut peristiwa di Samarinda, Kalimantan Timur, saat jembatan diuji coba.

Apa benar peristiwa di video itu terjadi di Samarinda, Kalimantan Timur?

Berdasarkan teriakan orang-orang di video, bahasa yang terdengar bukanlah bahasa Indonesia. detikcom kemudian menelusuri waktu dan lokasi kejadian di video itu dengan reverse image melalui InVID dan mesin pencari Yandex. Hasilnya, ada cuitan di Twitter pada April 2018 yang memuat video serupa.



Cuitan itu menggunakan bahasa Tagalog yang digunakan di Filipina. Berdasarkan informasi tersebut, penelusuran dilanjutkan lewat mesin pencari Google untuk mencari tahu peristiwa jembatan ambruk di Filipina.

Hasilnya, ditemukan beberapa berita dari situs media Filipina yang menampilkan video dan foto yang sama atau mirip dengan kejadian di video viral disebut di Samarinda. Dari artikel di situs-situs berita Filipina tersebut, peristiwa di video terjadi pada April 2018 di Zamboanga, Filipina.

Salah satu artikel terkait peristiwa itu dimuat oleh CNN Philippines pada 27 April 2018. Peristiwa itu sendiri tepatnya sehari sebelumnya, yaitu 26 April 2018.

Seperti dikutip dari CNN Philippines, salah satu pejabat di video itu adalah Wali Kota Zamboanga, Beng Climaco. Pada April 2018, Climaco sedang meninjau proyek perumahan dan melintas di atas jembatan.

Mendadak, sebagian dari jembatan itu ambruk dan mereka langsung jatuh ke air. Tak hanya wali kota, ada pula anggota dewan dan pejabat daerah yang juga jatuh.

Dalam wawancara dengan CNN Philippines, Wali Kota Climaco mengatakan kejadian jembatan ambruk itu bukan cuma sekali. Tak lama kemudian, ada pula jembatan lain ambruk di lokasi tersebut.

"Kami sendiri menjadi korban langsung dari penggunaan material dan proyek bangunan di bawah standar," kata Climaco.

Kesimpulannya, video jembatan ambruk dan orang-orang jatuh ke air yang sedang viral di media sosial bukan kejadian di Samarinda, Kalimatan Timur. Peristiwa itu terjadi di Zamboanga, Filipina.

Simak juga 'Diterjang Banjir Lahar Semeru, Jembatan Penghubung 2 Dusun Putus!':

[Gambas:Video 20detik]



(imk/tor)