Baznas Jateng Gelontorkan Rp 3 Miliar untuk Bangun Rumah Layak Huni

Dea Duta Aulia - detikNews
Minggu, 16 Jan 2022 09:03 WIB
Baznas
Foto: Baznas
Jakarta -

Baznas Jawa Tengah (Jateng) menggelontorkan zakat sebesar Rp 3.229.625.000 untuk bantuan Rumah Sehat Layak Huni (RTLH) sebanyak 318 unit di 2021. Pembangunan RTLH ini merupakan upaya dari Baznas Jateng untuk memberantas kemiskinan di sejumlah daerah di Jateng seperti Banjarnegara, Kebumen, Banyumas, Pemalang, dan Brebes.

"Kita rembug bareng-bareng dengan daerah. Utamanya pada membangun rumah untuk mereka. Karena rumah mereka ini sama sekali tidak bisa dihuni. Nah ini kita bangun," kata Ketua Baznas Jateng KH Ahmad Darodji dalam keterangan tertulis, Minggu (16/1/2022).

Ia menerangkan, pihaknya bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng dan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperakim) Jateng juga tetap melakukan pembangunan RTLH di sejumlah daerah lainnya.

"Jadi kita bersama Disperakim bareng-bareng mengatasi atas dawuhnya pak gubernur (Gubernur Jateng Ganjar Pranowo) tentu saja. Itulah bentuk sinergi," ucapnya.

Sementara itu, Pelaksana Bidang Pelatihan Tenaga Kerja Mustahik Baznas Jateng Rajimin menerangkan, pembangunan RTLH bisa terselenggara karena ada usulan dari tingkat kelurahan lalu dilanjutkan ke tingkat atas lainnya.

"Kalau RTLH itu pasti diusulkan dari bawah, dari lurah, diketahui camatnya dan itu sudah masuk database yang ada di Dinsos, baik itu secara regional maupun lainnya," tambahnya.

Seorang penerima bantuan RTLH di Dukuh Limbangan RT 5 RW 1, Desa Plakar, Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang, Warso mengatakan dirinya sangat senang menerima bantuan tersebut. Melalui bantuan RTLH dirinya dan keluarga yang terdiri dari 1 orang istri serta 3 anak ini tidak perlu khawatir lagi saat mendiami rumah lamanya.

Sebelum mendapatkan bantuan dari Baznas, rumah lamanya tergolong tidak layak huni. Warso mengatakan, dulu, rumahnya nyaris roboh jika hujan deras disertai angin kencang melanda huniannya. Tak hanya itu, sejumlah atap rumahnya pun mengalami kebocoran.

"Senang. Dulu rumah saya itu nggak layak huni. Saya dibantu Baznas, dan (Pemerintah) Provinsi Jateng," kata Warso.

Warso berharap agar rumah RTLH yang saat ini masih tahap proses pembangunan segera selesai dan bisa dihuni orang seluruh anggota keluarganya.

"Harapan saya, rumah saya bisa cepat jadi dan nyaman. Kalau ada angin tidak khawatir. Anak dan istri tenang. Baznas dan Pemerintah Provinsi Jateng. Saya sangat terima kasih," tutupnya.

(ega/ega)