Nyaris Ibu di Asahan Kena Hukuman Gegara Beli HP Curian

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 14 Jan 2022 22:34 WIB
Kejaksaan Negeri Tanjungbalai Asahan setop kasus ibu beli HP curian (dok. Istimewa)
Kejaksaan Negeri Tanjungbalai Asahan menyetop kasus ibu beli HP curian. (Dok. Istimewa)
Asahan -

Seorang ibu-ibu di Asahan, Sumatera Utara (Sumut), bernama Nova Sariayu Siregar (36) nyaris kena hukuman karena dianggap sebagai penadah. Sebab, Nova membeli ponsel curian.

Awal Mula Kasus

Mulanya, Nova hendak membelikan anaknya ponsel untuk kegiatan belajar daring. Kemudian, datanglah 2 pelaku pencurian menawarkan ponsel murah kepada Nova pada 5 November 2021.

Keduanya disebut-sebut bernama Reza dan Jeni. Rupanya, ponsel tersebut merupakan ponsel curian.

"Sebenarnya si ibu ini sudah lama menyimpan uang berencana belikan handphone untuk anaknya yang kesulitan belajar online. Karena uang terkumpul ini belum cukup, maka ditundanya sampai akhirnya datanglah dua orang, si pelaku pencurian ini dan si perantara menawarkan handphone dengan harga Rp 800 ribu, karena murah, dia beli," kata Kepala Kejaksaan Negeri Tanjungbalai Asahan Muhammad Amin kepada wartawan, Jumat (14/1/2022).

Nova Ditangkap

Ponsel yang ditawarkan itu ternyata milik Suhaimi. Korban kemudian melaporkan kehilangan handphone ke polisi.

Setelah menerima laporan, polisi melakukan penyelidikan dan menangkap tiga orang, termasuk Nova Sariayu Siregar yang dianggap sebagai penadah barang curian.

"Namun, selama kasus ini ditangani, baik pihak kepolisian maupun kejaksaan, tersangka tidak ditahan," jelas Amin.

Selengkapnya di halaman berikutnya.