Salah Injak Pedal, Pemobil Seruduk Tembok Tewaskan Bumil di Banjarmasin

Muhammad Risanta - detikNews
Jumat, 14 Jan 2022 20:18 WIB
Sopir pikap salah injak pedal tewaskan ibu hamil tua di Banjarmasin (Muhammad Risanta/detikcom)
Sopir pikap salah injak pedal menewaskan ibu hamil tua di Banjarmasin. (Muhammad Risanta/detikcom)
Banjarmasin -

Sebuah mobil pikap bermuatan pisang menabrak tembok pembatas parkir bekas terminal di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel). Seorang ibu muda yang tengah hamil tua dilaporkan tewas dalam insiden tersebut.

"Lukanya cukup parah, ngeri saya melihatnya. Mirisnya dia hamil tua dan tinggal menghitung hari saja lahirannya," ujar saksi mata di lokasi, Nani, kepada wartawan, Jumat (14/1/2022).

Kecelakaan terjadi tepat di area bekas terminal Pasar Sentra Antasari Banjarmasin, sekitar pukul 04.00 Wita, dini hari tadi. Korban bernama Laila Zahroh Maisaroh tersebut merupakan pedagang ayam di lokasi yang meninggal setelah dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Ulin Banjarmasin.

"Kami pas lagi menyusun rak-rak telor, tiba-tiba ada yang teriak bangunan terminal lantai runtuh (karena ditabrak pikap). Dalam sekejap lokasi kejadian dipenuhi warga dan tak lama kemudian korban dibawa ke rumah sakit," cerita saksi mata lainnya, Jenah.

Penjelasan Polisi soal Kecelakaan Nahas

Kapolsek Banjarmasin Tengah Kompol Susilo mengungkapkan mobil pikap pengangkut pisang tersebut dikemudikan oleh pria bernama M Syarif (43). Kecelakaan berawal saat Syarif hendak parkir di lahan parkir bagian atas Pasar Sentra Antasari, tapi salah injak pedal.

"Diduga saat hendak parkir itu, sopir yang berniat menginjak rem malah menginjak gas hingga mobil menghantam beton pembatas. Meski begitu, ketika mobil jatuh ke bawah, sopir sempat memindahkan kakinya dari pedal gas jadi ke rem," ungkap Susilo.

Kuatnya hantaman pikap membuat pagar pembatas beton ini jebol dan sebagian pecahan beton berukuran besar jatuh menimpa korban di lantai bawah. Korban yang sedang berjualan itu langsung terkapar dan bersimbah darah akibat luka parah pada bagian kepala.

Pedagang dan warga di lokasi langsung melarikan korban ke rumah sakit, namun nasib malang bagi korban setelah meninggal sesampai di IGD RSUD Ulin.

Polisi kini sudah mengamankan sopir beserta sejumlah barang bukti di lokasi untuk proses hukum lebih lanjut.

(hmw/mud)