ADVERTISEMENT

BMKG: Gempa M 6,6 Banten Terverifikasi Tidak Terjadi Tsunami

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 14 Jan 2022 18:45 WIB
Konferensi pers BMKG terkait gempa M 6,6 Banten (Foto: Tangkapan layar YouTube BMKG)
Konferensi pers BMKG terkait gempa M 6,6 Banten (Foto: Tangkapan layar YouTube BMKG)
Jakarta -

Gempa berkekuatan magnitudo (M) 6,7 yang kemudian diperbarui menjadi M 6,6 di Banten mengguncang Jakarta hingga Lampung. Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyampaikan tidak adanya indikasi kenaikan permukaan air laut imbas gempa tersebut.

"Berdasarkan data monitoring kami, ada tide gauge, kemudian ada juga buoy (sistem peringatan tsunami, red) BPPT, di situ tidak ada indikasi kenaikan air muka laut," kata Dwikorita dalam konferensi pers virtual, Jumat (14/1/2022).

Dwikorita mengatakan tidak adanya kenaikan permukaan air laut itu juga disaksikan langsung oleh Kepala Stasiun Geofisika Tangerang yang saat ini melakukan pengawasan.

"Kepala Stasiun Geofisika Tangerang juga di sana, melaporkan tidak terjadi kenaikan muka air laut," ungkapnya.

Karena itu, menurut Dwikorita, prediksi bahwa gempa M 6,6 yang berpusat di 52 km arah barat daya Sumur, Banten, ini tidak menimbulkan potensi tsunami benar adanya.

"Jadi prediksi tidak berpotensi tsunami nampaknya terverifikasi tidak terjadi tsunami," tutur Dwikorita.

Sebelumnya, gempa M 6,6 itu terjadi pada pukul 16.05 WIB. Episenter gempa yakni 7,01 LS dan 105,26 BT. Pusat gempa 52 km arah barat daya Sumur, Banten, dengan kedalaman 10 km.

Gempa ini kuat dirasakan di sejumlah wilayah. Wilayah-wilayah tersebut di antaranya Jakarta, Tangerang, Bandung, hingga Lampung.

Gempa susulan pun terjadi pascagempa pertama. Gempa susulan terbesar berkekuatan M 5,7.

Simak Video 'Penampakan Kerusakan Bangunan di Lebak Akibat Gempa M 6,6':

[Gambas:Video 20detik]



(mae/gbr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT