Permadi & Baju Hitamnya
Minggu, 07 Mei 2006 20:05 WIB
Jakarta - Permadi selalu identik dengan setelan hitam. Politisi asal PDIP yang juga paranormal ini memang akrab dengan seragam kebesarannya yang hitam-hitam. Dia mengaku menggunakan pakaian hitam ini sejak puluhan tahun yang lalu."Terakhir saya menggunakan pakaian bukan hitam 20 tahun lampau. Melihat kondisi Indonesia mungkin sampai terus barangkali saya akan menggunakannya. Sampai keadilan bisa ditegakkan di Indonesia," kata Permadi di sela-sela demo menolak embargo AS dan Uni Eropa terhadap Palestina yang di gelar PKS di Bundaran HI, Jl Thamrin, Jakarta, Minggu (7/5/2006).Permadi lalu bercerita tentang filosofi warna hitam. Menurutnya, hitam itu warna yang paling konsekuen, karena antara fakta dan bayangannya sama."Misalkan anda memakai baju putih bayangannya pun hitam. Memakai baju merah juga bayangannya hitam," ujarnya.Karena itu, lanjutnya, orang yang memakai warna hitam artinya harus sudah sadar. Sadar atas perilakunya yang harus berani memperjuangkan segala kebenaran meski pahit."Apa yang diucapkan, dipikirkan dan diperbuat harus sama. Tidak ada lagi yang ditakuti," tandasnya.Soal TubanPermadi yang menjadi anggota Komisi I DPR lewat suara masyarakat Tuban, mengaku turut sedih dan prihatin tentang kerusuhan yang terjadi di Tuban. "Akar permasalahannya gaya hidup bupati dan suaminya yang luar biasa. Membangun rumah lebih hebat dari Cikeas 4,5 hektar. Dan mobilnya 100 unit," ungkap Permadi tenang.Mengenai permintaan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang meminta penghitungan suara dilanjutkan, Permadi pun mempersilakannya. "DPP mendukung kader PDIP. Kita lewat jalur hukum," ujarnya.
(atq/)











































