Polisi Belum Endus Persembunyian Gunawan Santoso

Polisi Belum Endus Persembunyian Gunawan Santoso

- detikNews
Minggu, 07 Mei 2006 18:22 WIB
Jakarta - Hingga kini, polisi belum menetapkan tersangka atas kaburnya terpidana mati Gunawan Santoso. Polisi masih mendalami pemeriksaan terhadap para saksi. Total saksi yang diperiksa polisi 12 orang. Polisi juga belum berhasil mengendus tempat persembunyian Gunawan. Hal ini disampaikan Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Tejo Subagyo saat dihubungi detikcom, Minggu (7/5/2006). Saat ini, Tejo telah ditunjuk sebagai pimpinan tim khusus pemburu Gunawan. Tim khusus ini terdiri dari 80 reserse. Menurut Tejo, hingga saat ini belum ada perkembangan signifikan terkait kaburnya Gunawan. Tejo juga belum menerima informasi tentang pelarian Gunawan, meski polisi sudah diterjunkan dan perbatasan kota Jakarta juga sudah dijaga. "Belum ada perkembangan, masih kita pantau," kata Tejo saat ditanya apakah sudah ada sinyal di mana Gunawan berada saat ini. Tejo juga menyampaikan, polisi masih memeriksa 12 petugas LP Narkotika Cipinang. "Enam orang kita periksa di Polres Jakarta Timur, sedang 6 lainnya diperiksa di Polda," kata Tejo. Polisi masih terus mendalami pemeriksaan para saksi ini. Untuk sementara ini, para saksi telah dikembalikan ke LP untuk bekerja seperti biasa. Belum ada di antara mereka yang dijadikan tersangka. Sebelumnya, Tejo menyampaikan pihaknya sudah menutup semua akses ke luar kota Jakarta. Pihaknya juga tengah menyisir jalan-jalan tikus yang dimungkinkan digunakan Gunawan bersembunyi. Polda juga telah melakukan koordinasi dengan pihak bandara Soekarno-Hatta untuk mencekal Gunawan. Gunawan, terpidana mati dalam kasus pembunuhan bos PT ASABA, Budyharto Angsono, diketahui kabur untuk ketiga kalinya, Jumat (5/5/2006) lalu. Kaburnya Gunawan ini cukup aneh, karena penjagaan di LP Narkotika Cipinang ini berlapis-lapis. Diduga, Gunawan bisa kabur atas bantuan orang dalam dengan menggunakan kunci palsu. Gembok sel Gunawan tidak rusak sama sekali. (asy/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads