Pertamina Atasi Kelangkaan Premium di Lampung
Minggu, 07 Mei 2006 17:47 WIB
Jakarta -
Hingga Minggu (7/5/2006), masih ada SPBU di Provinsi Lampung yang diantre para konsumen premium. Pertamina berharap hari ini distribusi premium bisa tuntas hingga di daerah-daerah di Provinsi Lampung. Stok premium masih aman. Menurut Humas Pertamina, M Harun, antrean premium di Lampung disebabkan oleh terlambatnya distribusi saja. "Kalau stok masih aman, karena masih cukup untuk 21 hari," kata Harun saat dihubungi detikcom, Minggu (7/5/2006). Keterlambatan distribusi premium di Lampung ini akibat terlambat datangnya kapal pembawa premium dari kilang Plaju, Sumatera Selatan menuju Bandarlampung. Kapal pengangkat premium ini baru tiba di Bandarlampung Jumat (5/5/2006). Seharusnya, kapal ini bisa tiba di Bandarlampung lebih cepat dari itu. "Kapal yang bergerak dari Plaju mengalami hambatan saat masuk ke alur sungai Musi. Saat itu air surut, sehingga baru bisa melanjutkan perjalanan setelah menunggu air pasang. Ini penyebab kapal terlambat masuk ke Lampung," kata Harun. Akibat kapal datang terlambat, distribusi premium ke SPBU-SPBU di provinsi Lampung pun terimbas juga. Karena distribusi telat, maka stok premium di SPBU pun habis. "Tapi, hari ini, SPBU-SPBU di Kota Bandarlampung sudah normal. Kita sedang berusaha mendistribusikan premium ke SPBU-SPBU di luar kota," kata Harun. Harun berharap distribusi premium ke SPBU-SPBU di luar kota bisa diselesaikan hari ini. "Insya Allah hari ini pasokan premium sudah sampai ke SPBU-SPBU di daerah. Memang masalah distribusi ini yang sering jadi hambatan, karena distribusi menggunakan kapal yang sangat terpengaruh oleh kondisi cuaca dan faktor eksternal," jelas Harun.
(asy/)










































