Kisah 10 Kucing dalam Pelarian Gunawan Santoso
Minggu, 07 Mei 2006 16:03 WIB
Jakarta - Pelarian Gunawan Santoso hingga kini masih menyisakan sejumlah teka-teki. Di balik misteri itu, terungkap kisah 10 kucing "nakal" di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cipinang. Apa kaitannya?Kisah 10 kucing itu diungkapkan Menteri Hukum dan HAM Hamid Awaluddin usai melakukan sidak di LP Cipinang, Jakarta Timur, Minggu (7/5/2006). Dalam sidak kedua kali ini, Hamid mengecek bekas kamar sel Gunawan. Bekas kamar itu sekarang telah dibersihkan. Sebelumnya setelah Gunawan kabur, kamar itu sangat kotor dan bau. Di kamar itu banyak tertimbun kotoran kucing. "Sekarang telah dibersihkan dari kucing-kucing dan kotorannya," cerita Hamid. Terpidana kasus pembunuhan yang telah kabur dari tahanan 2 kali itu ternyata pecinta kucing. Selama mendekam di LP Cipinang, menurut Hamid, Gunawan memelihara 10 kucing. Entah apa tujuannya, ia membiarkan kucing-kucing itu membuang kotoran di selnya. Hamid melakukan sidak sekitar 30 menit dengan didampingi Kepala LP Cipinang Wawan Suwandi. Sidak di kamar Gunawan dilakukan secara tertutup. Wartawan yang ingin melihat kamar otak pembunuhan Dirut Asaba itu hanya diberi janji. "Kapan-kapan nanti bersama-sama. Wartawan boleh ngambil gambar," kata Hamid sambil buru-buru pergi. Saat didesak kapan kamar Gunawan bisa dilihat wartawan, Hamid belum bisa memastikan. "Nanti deh," katanya. Kepala LP Cipinang Wawan Suwandi juga tidak mau memberi kesempatan wartawan melongok bekas kamar buronan itu. "Tanya saja langsung ke bapak (Hamid)," kata Wawan sambil meninggalkan wartawan.
(iy/)











































