Demo Bersih Massa PKS

Demo Bersih Massa PKS

- detikNews
Minggu, 07 Mei 2006 15:48 WIB
Jakarta - Demo dengan melibatkan puluhan ribu orang belum tentu berlangsung anarkis. Salah satunya diperlihatkan oleh massa PKS yang berdemonstrasi pada Minggu (7/5/2006). Demo berlangsung tertib. Usai demo, tidak terlihat sampah yang berserakan seperti demo lainnya. Demo tertib dan bersih memang dambaan setiap orang. Karena itu, saat Rabu (3/5/2006) lalu, ketika masyarakat Indonesia diperlihatkan demo anarkis yang dilakukan massa buruh, semua kalangan pun menyesalkannya. Terlepas benar-tidaknya demo buruh itu ditunggangi provokator, yang jelas perusakan gerbang DPR, perusakan pagar pembatas jalan tol, dan penghancuran tempat-tempat publik menjadi kisah yang tidak sedap untuk dikenang. Apalagi selama ini di setiap demo, para petugas kebersihan atau cleaning service selalu dibuat sibuk untuk membersihkan sampah yang berserakan di mana-mana yang ditinggalkan para demonstran. Demo yang digelar massa PKS hari ini menunjukkan pemandangan lain. Massa beraksi dan longmarch dengan tertib. Aksi juga digelar di hari Minggu, saat mayoritas warga Jakarta berlibur. Meski ada kemacetan lalu lintas yang terjadi, namun dampaknya tidak sedahsyat saat demo digelar di hari kerja. Hal lain yang bisa dilihat adalah minimnya sampah yang ditinggalkan para demonstran. Pemantauan detikcom, tidak ada sampah yang berserakan dalam jumlah signifikan, baik di Bundaran Hotel Indonesia (HI) ataupun di depan Kedubes AS. Tampak bersih. Memang, saat demo akan dimulai, panitia demonstrasi mengingatkan kepada demonstran untuk menjaga kebersihan dan melakukan demo dengan tertib. "Buanglah sampah pada tempatnya dan jagalah kebersihan," pinta salah seorang panitia lewat pengeras suara. Dan tampaknya, seruan ini ditaati oleh massa. Hal lain yang perlu disoroti adalah damainya antara massa dengan aparat kepolisian. Dalam demo PKS ini, polisi mengerahkan sekitar 2.000 personelnya. Namun, saat demo berlangsung, massa dan polisi tidak saling ejek. Damai! Bahkan, saat mengakhiri demonya, massa PKS memberikan tepuk tangan kepada polisi sebagai bentuk penghormatan. Polisi juga manusia, demonstran juga manusia! Semoga anarkisme tidak terjadi lagi. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads