Politikus PKS Usul Kegiatan PTM di Jakarta Dihentikan Sementara

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Jumat, 14 Jan 2022 13:22 WIB
Pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen telah digelar di Jakarta sejak Senin (3/1/2021). PTM pun masih berjalan meski Jakarta kini menerapkan PPKM level 2.
Sekolah tatap muka di Jakarta (Foto: Pradita Utama)
Jakarta -

PKS DKI Jakarta meminta Pemprov mempertimbangkan penghentian sementara kegiatan sekolah tatap muka 100%. Hal ini menyusul belasan sekolah ditutup sementara dari PTM karena adanya temuan guru hingga siswa terpapar COVID-19.

"Perlu dipertimbangkan apakah perlu dihentikan sementara PTM 100%," kata Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS, Israyani dalam keterangannya, Jumat (14/1/2022).

Anggota Komisi A menilai kegiatan belajar mengajar bisa dilakukan secara daring untuk sementara waktu. Hingga menunggu situasi COVID-19 melandai.

"Diganti dengan blended learning atau kembali ke pembelajaran jarak jauh, sampai betul-betul kondisinya kondusif, " ujar Israyani.

Kalaupun tetap ada PTM, Israyani meminta harus ada pengawasan ekstra oleh pihak sekolah. Hal itu guna menghindari lonjakan kasus di sekolah.

"Untuk PTM harus ada kerjasama antara pihak sekolah dan orang tua juga Pemprov DKI dalam pengawasannya, hal ini untuk menghindari penularan yang saat ini sudah ada dan agar kasus aktif tidak semakin bertambah banyak," jelasnya.

Sebelumnya, sejumlah siswa dan guru di sekolah Jakarta terpapar Corona. Imbasnya, 11 sekolah menyetop sementara pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen.

Sejauh ini sekolah yang ditutup sementara tersebar di kawasan Jakarta Timur dan Jakarta Selatan. Total ada 13 siswa dan guru yang kena Corona, satu di antaranya suspek Omicron.

Berikut daftar sekolah di Jaktim dan Jaksel yang ditutup sementara:

Jakarta Timur

1. SMAN 71 (1 siswa)
2. SMK Malaka (1 siswa)
3. SMPN 252 (1 siswa)
4. SMPN 62 (1 guru)
5. SDN 01 Jati (1 siswa)
6. SMA Pelita 3 (1 siswa).

Jakarta Selatan

1. SMP Labschool (1 siswa)
Sekolah ditutup sementara pada 7 Januari 2022-12 Januari 2022. Pembelajaran sementara secara daring (PJJ)
2. SMP Islam Andalus (1 siswa OTG)
Sekolah ditutup 11 Januari-17 Januari 2022. Pembelajaran diganti dengan Belajar dari Rumah (BDR)
3. SMA Labschool (guru 1 orang dan 2 siswa)
Sekolah ditutup 11 Januari-17 Januari 2022
4. SMK Asisi (1 siswa)
Sekolah ditutup 10 Januari-14 Januari 2022. Pembelajaran diubah menjadi daring
5. SMP Azhari Islamic School Rasuna (1 siswa)
Sekolah ditutup 11 Januari-17 Januari 2022. Pembelajaran dilakukan secara daring.

(taa/eva)