Dokter: Soeharto Bisa Komunikasi

Masih Ingat Hal-Hal Lama

Dokter: Soeharto Bisa Komunikasi

- detikNews
Minggu, 07 Mei 2006 11:45 WIB
Jakarta - Kerusakan otak permanen yang diderita Soeharto, boleh jadi merupakan diagnosa prematur. Soeharto bisa berkomunikasi dan bisa mengingat.Salah seorang dokter yang merawat Soeharto menyatakan tersangka korupsi Rp 1,7 triliun itu bisa berkomunikasi. "Beliau bisa bercanda. Bisa berkomunikasi," kata dokter spesialis THT Hadi Kusnan yang merupakan dokter pribadi Soeharto, usai memeriksa penguasa Orde Baru itu di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Jalan Kiai Maja, Jakarta, Minggu (7/5/2006). Soeharto yang sering dikesankan kesulitan berbicara itu, menurut dr Hadi, justru senang mengobrol. Ia juga masih ingat masalah-masalah lama. "Dia senang mengobrolkan hal-hal yang lama, jadi lebih bergairah," kata dr Hadi.Kepada dr Hadi, Soeharto senang sekali bercerita tentang wayang. "Karena saya orang Jawa, dia senang cerita soal wayang bersama saya," kata Hadi.Sayangnya meski bisa berkomunikasi, menurut dr Hadi, Soeharto masih mengalami kesulitan berpikir jika menghadapi hal-hal yang baru. "Kalau untuk berpikir sulit sekali. Apalagi untuk hal-hal yang baru. Untuk hal-hal yang lama ia ingat," tandas dr Hadi. Sekadar mengingatkan, kerusakan otak permanen yang diderita Soeharto, selama ini menjadi penghalang bagi Kejagung untuk menghadapkan tersangka 7 yayasan itu ke pengadilan. Keterangan dr Hadi yang menyebutkan Soeharto bisa berkomunikasi dan mengingat hal-hal lama, tentu cukup mengejutkan. Apalagi pengacara Soeharto selalu mengatakan mantan presiden itu mengalami kerusakan otak permanen yang tidak bisa disembuhkan. Dengan kerusakan otak itu, Soeharto kesulitan mengingat dan berkomunikasi. (iy/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads