Massa Buruh Mulai Berdatangan ke DPR, Lalu Lintas Ramai Lancar

Muhammad Hanafi Aryan - detikNews
Jumat, 14 Jan 2022 10:27 WIB
Demo buruh di depan gedung DPR
Demo buruh di depan gedung DPR (Foto: Muhammad Hanafi Aryan-detikcom)
Jakarta -

Massa buruh sudah mulai berdatangan di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat. Mereka bakal menggelar demo tolak UU Cipta Kerja.

Pantauan detikcom, Jumat (14/01/2022) pukul 09.45 WIB tampak massa aksi menggunakan seragam partai buruh berwarna oranye mulai berdatangan ke depan gedung MPR RI di Jl. Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Terdapat 2 mobil komando juga terlihat di lokasi dan mulai berorasi.

Beberapa massa aksi juga tampak mempersiapkan atribut aksi berupa spanduk berisikan tuntutan, bendera partai Buruh serta bendera serikat buruh.

Demo buruh di depan gedung DPRDemo buruh di depan gedung DPR Foto: (Muhammad Hanafi Aryan-detikcom)

Sementara, arus lalu lintas di Jl. Gatot Subroto menuju arah Slipi terpantau ramai lancar. Tampak beberapa gabungan polisi Sabhara dan Korps Lalu Lintas serta Dishub berjaga di depan gedung MPR.

Polisi Siapkan Rekayasa Lalin

Polisi menyiapkan rekayasa pengalihan arus sekitar DPR untuk mengantisipasi kemacetan akibat demo.

"Pengalihan arus tetap sementara tentatif aja," kata Kasat Lantas wilayah Jakarta Pusat Kompol Purwanta saat dihubungi, Jumat (14/1/2022).

Purwanta mengatakan saat ini tidak ada penutupan jalan yang dilakukan pihak kepolisian. Dia menyebut rekayasa lalu lintas akan melihat kondisi massa buruh yang datang ke lokasi.

Menurut Purwanta, saat massa buruh telah masuk ke kawasan gedung DPR/MPR, pihaknya akan menyiapkan satu lajur yang nantinya masih bisa dilewati oleh pengendara.

"Nggak ada pengalihan cuman kalau ada (massa buruh) lajur di paling kanan di-barrier udah untuk jalur lalu lintas," katanya.

Hingga saat ini anggota polisi telah berjaga di lokasi. Penutupan dan pengalihan arus lalu lintas di depan Gedung DPR RI belum dilakukan.

Purwanta menyebut diperkirakan ada ribuan massa buruh yang menggelar aksi demo di depan Gedung DPR RI hari ini.

"Kalau analisa sih 2.500 orang lebih," katanya.

(eva/eva)