12 Siswa DKI Positif COVID, Wagub: Belum Ada Urgensi Tutup Seluruh Sekolah

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Kamis, 13 Jan 2022 22:12 WIB
Wagub DKI Jakarta Riza Patria usai diklarifikasi soal kerumunan acara Habib Rizieq.
Foto: Wagub DKI Jakarta Riza Patria (Yogi Ernes/detikcom)
Jakarta -

Wakil Gubernur DKI Jakarta melaporkan sebanyak 10 sekolah di Ibu Kota ditutup serta pembelajaran tatap muka sementara imbas COVID-19. Total ada 12 siswa dan 2 guru yang terjangkit COVID-19.

"Sampai hari ini ini data yang kami terima ini kurang lebih ada 10 sekolah," kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (13/1/2022).

Meski demikian, Riza menuturkan belum ada urgensi menutup seluruh sekolah di Jakarta. Sebab, kasus positif COVID-19 hanya terdeteksi di beberapa sekolah.

"Sampai hari ini belum ada urgensi menutup sekolah pembelajaran tatap muka. Kami masih terus memantau memastikan semua berjalan lebih baik lagi," jelasnya.

Kendati demikian, Riza memastikan Pemprov DKI bakal menampung saran dan usulan seluruh pihak dalam mempertimbangkan keberlanjutan pembelajaran tatap muka. Bahkan, pihaknya terus berkomunikasi dengan Kemendikbud.

"Rekomendasi banyak dari IDAI minta ditutup, teman-teman dewan juga minta ditutup, namun demikian kami kan harus patuh dan taat pada aturan dan ketentuan yang ada. Aturan yang ada dari Kementerian Pendidikan kan ada syarat PTM 100 persen terbatas," tegasnya.

Berikut rinciannya jumlah sekolah yang melaporkan temuan kasus COVID-19:

1. SDN Ceger 02 Pagi (3 peserta didik)
2. SDN Susukan 08 Pagi (1 peserta didik)
3. SDN Jati 01 Pagi (1 peserta didik)
4. SMP Islam Andalus (1 peserta didik)
5. SMP Labschool Kebayoran (1 pendidik)
6. SMPN 252 Jakarta (1 peserta didik)
7. SMAN 71 Jakarta (1 peserta didik)
8. SMA Labschool Kebayoran (2 peserta didik, 1 pendidik)
9. SMAN 20 Jakarta (1 peserta didik)
10. SMKS Malaka Jakarta (1 peserta)

Sebelumnya, sejumlah siswa dan guru di sekolah Jakarta terpapar Corona. Imbasnya, sekolah menyetop sementara pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen.

Sejauh ini sekolah yang ditutup sementara tersebar di kawasan Jakarta Timur dan Jakarta Selatan. Total ada 13 siswa dan guru yang kena Corona, satu di antaranya suspek Omicron.

(taa/zap)