Polisi Pastikan Pengakuan Siswa SD di Sulsel Nyaris Diculik Hoaks

Hermawan Mappiwali - detikNews
Kamis, 13 Jan 2022 11:18 WIB
Ilustrasi penculikan anak
Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)
Barru -

Polisi memastikan viral pengakuan siswa SD Ahmad Maulana Ramadhan diculik orang tak dikenal (OTK) di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel) hoaks. Maulana mengarang cerita penculikan karena takut dimarahi oleh ibunya.

"Terkait kejadian viral bahwa anak-anak dia mengaku saya diculik ternyata tidak benar itu," kata Kapolsek Mallusetasi Barru Iptu Manuri saat dimintai konfirmasi detikcom, Kamis (13/1/2022).

Ahmad awalnya mengaku kepada gurunya bahwa dia diculik orang tak dikenal saat pulang sekolah sehingga pengakuan itu viral di media sosial. Namun, saat didatangi oleh polisi, Ahmad mengaku terpaksa berbohong karena takut dimarahi oleh ibunya.

"Begitu kita datangi yang bersangkutan itu (dia bilang) bahwa saya terus terang saya ngomong begitu karena takut sama ibu saya kalau terlambat pulang sekolah makanya saya bikinlah cerita itu," kata Manuri.

"Kurang ajar betul, anak kecil sudah pintar bohong," lanjut dia.

Diberitakan sebelumnya, dalam video viral, tampak Ahmad Maulana yang menceritakan detik-detik dirinya lolos dari aksi penculikan anak kepada gurunya. Siswa kelas V SD itu menyebut pelaku mengendarai sebuah mobil berwarna putih.

Ahmad juga mengaku berhasil lolos dengan cara menggigit terduga pelaku. Karena cerita tersebut, kepala sekolah sampai harus melapor ke pengawas sekolah hingga polisi pun turut turun tangan.

(hmw/mud)