Klinik di Tangerang Sedang Tutup Saat Gangster Bersenjata Menyerang

Khairul Ma'arif - detikNews
Rabu, 12 Jan 2022 21:50 WIB
Klinik yang disatroni gangster di Kabupaten Tangerang
Klinik yang disatroni gangster di Kabupaten Tangerang (Khairul/detikcom)
Tigaraksa -

Gerombolan gangster sempat menyatroni sebuah klinik di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, dan menyerang warga. Klinik tersebut dalam kondisi sudah tutup saat diserang gangster.

"Kejadiannya itu klinik posisinya sudah tutup. Kita tutup pukul 21.00 sementara kejadiannya sekitar pukul 01.30," ujar karyawan klinik, Ani saat ditemui di lokasi, Rabu (12/1/2022).

Ani menuturkan gangster ini mengambil handphone orang-orang yang sedang duduk di sini. Dia mengatakan ada tiga orang pria yang sedang duduk di kursi depan.

"Bawa celurit tapi tidak ada yang sampai dibacok langsung nyerang ditodong. Dua handphone keambil oleh gangster ini tapi yang satunya dilempar ke semak-semak jadi nggak dapet pelakunya," ucapnya.

Sementara itu, dihubungi terpisah, Kapolres Tangerang Kombes Zain Dwi Nugroho membenarkan peristiwa ini. Menurutnya, gangster ini memang menyasar handphone milik korban.

"Benar, sudah dicek ke TKP depan klinik telah terjadi pencurian handphone dengan kekerasan terhadap dua anak remaja," katanya saat dihubungi detikcom, Selasa (11/1/2022).

Zain mengaku pihaknya saat ini sedang mendalami kejadian penyerangan tersebut. Pihaknya sedang mengumpulkan alat bukti untuk dapat diungkap.

"Saat ini kita sedang dalami dari barang bukti dan alat bukti lainnya untuk dapat diungkap pelakunya," tuturnya.

Sebelumnya, ramai postingan di media sosial Instagram yang memperlihatkan penyerangan terduga gangster. Penyerangan ini terekam lewat kamera CCTV milik klinik.

Dalam video terlihat ada dua orang yang membawa senjata tajam sambil diacungkan. Dua orang tersebut menghampiri dua pria yang sedang duduk di depan klinik.

Mereka berusaha mengejar seorang pria yang lari kabur dari gangster ini. Seusai melancarkan aksinya, terlihat dua orang dalam kamera CCTV tersebut pergi meninggalkan korban.

(maa/mea)