4 Petugas LP Cipinang Dicurigai Terlibat Kaburnya Gunawan
Sabtu, 06 Mei 2006 15:17 WIB
Jakarta - Misteri lolosnya Gunawan Santoso, pembunuh bos PT Asaba, Boedyharto Angsono masih menjadi teka-teki besar. Pertanyaan terbesar adalah melalui mana Gunawan meloloskan diri dari tahanan berlapis-lapis di LP Narkotika Cipinang, Jakarta Timur. Kecurigaan terbesar, Gunawan lolos setelah mendapat bantuan dari orang dalam.Pemeriksaan intensif dilakukan terhadap para petugas jaga dan petugas sel. Seluruh petugas yang jaga diperiksa pihak kepolisian, baik di Polres Jakarta Timur maupun Polda Metro Jaya. Sampai saat ini, 4 orang yang memegang kunci dan bertanggung jawab atas sel Gunawan dicurigai terlibat. "Empat orang bertanggung jawab memegang kunci sel. Yaitu Hendrawan, Arif, Wahyudi, dan Handika. Mereka yang membawa kunci sel," kata Ketua Lapas Narkotika Cipinang Wawan Suwandi kepada wartawan di kantornya, Lapas Cipinang, Jakarta Timur, Sabtu (6/5/2006).Akibat lolosnya Gunawan, selain 4 penangung jawab pintu sel, petugas kepolisian juga memeriksa satu regu jaga. Dijelaskan Wawan, Gunawan merupakan salah satu narapidana yang ditahan di tempat khusus. Ia tidak bisa dengan mudah keluar sel, dan tidak gampang ke luar dari blok. Dalam sehari ia hanya diperbolehkan menghirup udara segar sekitar 2 jam. "Penjagaan sudah ketat," katanya.
(jon/)











































