Warga di Kota Sawahlunto Sumbar Mulai Vaksinasi Booster

Jeka Kampai - detikNews
Rabu, 12 Jan 2022 17:56 WIB
Vaksinasi booster mulai dilakukan di Kota Sawahlunto
Vaksinasi booster mulai dilakukan di Kota Sawahlunto (Jeka Kampai/detikcom)
Sawahlunto -

Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Sumatera Barat mulai vaksinasi booster, Rabu (12/1/2022). Vaksinasi dilakukan di Desa Sikalang, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto.

Asisten I Pemko Sawahlunto Irzam menjadi orang pertama yang menerima suntikan vaksin booster. Selain Irzam, suntikan diterima Kepala Desa Sikalang dan Ketua Pengurus Mesjid Jamik Desa Sikalang.

Kota Sawahlunto dan Kabupaten Kepulauan Mentawai menjadi dua wilayah yang memenuhi syarat untuk penyuntikan booster perdana di Sumatera Barat.

Kepala Binda Sumatera Barat Hendra menyebutkan, dari hasil identifikasi pemerintah, terdapat sekitar 21 juta sasaran untuk Januari yang sudah masuk ke dalam kategori penerima vaksin booster.

Sesuai ketentuan dari Kementerian Kesehatan, kata Hendra, booster akan diberikan kepada kabupaten dan kota yang capaian vaksinasinya sudah memenuhi kriteria 70 persen untuk dosis pertama dan 60 persen dosis kedua.

"Ada 244 Kabupaten dan kota yang sudah memenuhi kriteria penerima dosis ketiga vaksinasi ini. Nah, di Sumatera Barat berdasarkan arahan Kemenkes RI baru Kota Sawahlunto dan Kabupaten Kepulauan Mentawai yang diprioritaskan. Untuk launching hari ini, kita pilih di Kota Sawahlunto," kata Hendra kepada wartawan.

Sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo, kata Hendra, vaksinasi dosis ketiga diprioritaskan untuk lansia dan kelompok rentan. Upaya penyuntikan dosis ketiga ini penting dilaksanakan untuk meningkatkan kekebalan tubuh masyarakat, terutama mengingat Coronavirus Disease 2019 saat ini terus bermutasi.

"Presiden sudah menegaskan vaksinasi dosis ketiga ini diberikan secara gratis. Bagi Presiden, keselamatan rakyat lebih utama. Selain kriteria di atas, syarat penerima dosis ketiga ini, calon penerima sudah menerima vaksin kedua lebih dari enam bulan sebelumnya," ujar Hendra.

Hendra menambahkan, Badan POM per 10 Januari 2022 sudah menyetujui lima jenis vaksin COVID-19 sebagai booster, yakni CoronaVac/Vaksin COVID-19 Bio Farma, Pfizer, AstraZeneca, Moderna, dan vaksin Zifivax.

Masing-masing dikategorikan sebagai homolog, heterolog, atau bisa keduanya. Homolog sendiri berarti jenis vaksin primer atau vaksin dosis lengkap diawal sama dengan jenis vaksin booster, sedangkan heterolog maksudnya jenis vaksin primer dan booster yang digunakan berbeda.

Vaksin booster sekarang ini diperuntukkan buat usia 18 tahun ke atas dan minimal 6 bulan setelah mendapatkan vaksin primer dosis lengkap. Besaran dosis yang diterima akan disesuaikan dengan rekomendasi yang sudah diberikan Badan POM.

"Mengingat vaksinasi ini penting, Binda Sumbar mengajak kembali seluruh masyarakat yang sudah memenuhi kriteria booster untuk segera disuntik. Demikian juga bagi yang sama sekali belum divaksin, diimbau segera mendatangi gerai vaksinasi yang ada," kata Hendra lagi.

(mud/mud)