ADVERTISEMENT

Ojol Cerita Penyebab Cekcok dengan Polisi Berujung Laporan Sempat Dicueki

Rizky Adha Mahendra - detikNews
Rabu, 12 Jan 2022 15:23 WIB
Charly (38), driver ojol yang kehilangan motor di Cileungsi, Bogor
Charly (38), driver ojol yang kehilangan motor di Cileungsi, Bogor. (Tangkapan layar video/Dok. Polres Bogor)
Jakarta -

Pengemudi ojol bernama Charly (38) sempat cekcok dengan oknum Polsek Cileungsi saat membuat surat laporan kehilangan. Charly menjelaskan kronologi keributan tersebut.

Setelah motornya hilang, dia mulanya melapor ke Polsek Klapanunggal untuk membuat laporan kehilangan pada Senin (10/1). Namun dia diarahkan untuk melapor ke Polsek Cileungsi lantaran kejadiannya berada di wilayah Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.

"Pada saat itu saya langsung ke Polsek dekat rumah, Polsek Klapanunggal. Saya sampaikan kepentingan mengurus surat kehilangan kendaraan bermotor, pihak kepolisian bertanya di mana kejadiannya. Saya bilang di Jalan Setu. Kalau Jalan Setu sudah masuk ranah Polsek Cileungsi," ujar Charly saat dihubungi detikcom, Rabu (12/1/2022).

Setiba di Polsek Cileungsi, Charly tidak bisa mengurus surat laporan kehilangan sepeda motor lantaran terkendala administrasi. Korban memerlukan KTP dan SIM untuk bisa membuat laporan kehilangan motor.

Sayangnya, KTP dan SIM korban juga hilang. Pasalnya, KTP dan SIM korban berada di bagasi motor yang dicuri. Charly memutuskan mengurus surat kehilangan SIM dan KTP terlebih dahulu karena khawatir data dirinya disalahgunakan orang lain.

Saat hendak membuat surat laporan kehilangan KTP dan SIM, dia mengaku sempat dilewati oleh dua orang pelapor lainnya. Charly juga mengaku melihat salah satu pelapor mengeluarkan uang dari sakunya.

"Itu berkas saya sudah di meja dia. Satu orang nyalip, dua orang berpenampilan terlihat kalau dia orang berduit. Katanya buru-buru jam 2 nanti bank tutup. Padahal dia ngomong gitu, masih ada pelapor yang belum selesai diurus," ungkapnya.

"Selesai pelapor yang diurus ini, dia langsung duduk. Kelihatan tuh ngeluarin uang dari dompetnya, kan saya di belakang dia," beber Charly.

Charly mulai merasa kesal lantaran dilewati orang tersebut. Saat hendak dilewati oleh pelapor ketiga, Charly mulai berani angkat suara.

"Pak tolong dong Pak berkas saya diurus dulu, saya mau ke GraPARI mau aktifin nomor saya Pak. Biar saya bisa kembali bekerja," ujar Charly kepada oknum petugas.

Pelapor ketiga tersebut kembali duduk ke tempat semula. Pada saat itulah Charly mengeluarkan kalimat yang dia anggap membuat oknum petugas tersinggung.

"Terus keluarlah kata-kata saya 'Jangan karena saya nggak punya uang Pak, dilewat-lewati terus,'" ujar Charly.

Oknum petugas tersebut sontak menggebrak meja sambil berucap 'ngomong apa kamu?'. Charly, yang melihat itu, langsung meminta maaf kepada petugas.

Mengetahui hal tersebut, Kapolsek Cileungsi Kompol Andri Alam Wijaya meminta Charly ikut dalam olah tempat kejadian perkara (TKP) keesokan harinya. Andri menjelaskan bahwa apa yang dilakukan oleh oknum petugas tersebut masuk kategori kontak fisik berupa pukulan.

"Saya sudah lakukan olah TKP langsung sama Kapolseknya. Saya praktikkan cara dia kontak fisik dengan saya. Itu sudah dikatakan oleh Pak Kapolsek kalau itu sebuah pukulan," terangnya.

"Saat itu juga kita langsung telusuri informasi terkait dengan oknum anggota. Itu sudah kita proses secara cepat. Semua tindakan tegas secara profesional sesuai dengan prosedur dan hukum. Udah kita lakukan kode etik," ujar Kompol Andri.

Kapolres Bogor Minta Maaf

Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin menyampaikan permintaan maaf terkait oknum polisi yang diduga 'cueki' laporan ojol yang kehilangan motor di Polsek Cileungsi. Iman memastikan oknum tersebut akan ditindak tegas.

"Secara pribadi saya meminta maaf atas perilaku anggota kami yang kurang baik dalam memberikan pelayanan," kata AKBP Iman dalam keterangan tertulis yang disampaikan Humas Polres Bogor, Rabu (12/1).

Lihat juga Video: Pukul-Cueki Laporan Ojol Hilang Motor, Oknum Polisi Bogor Diproses!

[Gambas:Video 20detik]




(isa/isa)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT