PGN Minta Maaf, Jelaskan Insiden Kebocoran Pipa Gas di Tamansari Jakbar

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Rabu, 12 Jan 2022 14:25 WIB
PGN perbaikan pipa gas bocor
PGN perbaikan pipa gas bocor. (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Perusahaan Gas Negara (PGN) merespons terkait adanya kebocoran pipa gas di Jalan Mangga Besar Raya, Tamansari, Jakarta Barat (Jakbar). Atas insiden tersebut, PGN menyampaikan permohonan maaf.

"Kami menyampaikan permohonan maaf atas insiden ini," ungkap Area Head PGN Jakarta, Sheila Merlianty dalam keterangannya, Rabu (12/1/2022).

Sheila memastikan pihaknya dpaat mengantisipasi resiko dampak kebocoran pipa gas tersebut. Dia menjamin pasokan gas di sekitar lokasi terdampak tetap aman.

"Kami juga mengantisipasi dampak risiko dari kejadian ini dan memastikan bahwa aliran gas di sekitar lokasi tetap aman, termasuk layanan pelanggan," ujar Sheila.

Dia menerangkan, pihaknya telah memperbaiki pipa gas tersebut. Sheila mengklaim tidak ada pelanggan yang terkena dampak.

"Berdasarkan identifikasi di lapangan, terdapat kebocoran pada jaringan Pipa PE berdiameter 63 MM, dengan tekanan menengah. TPG melakukan perbaikan dengan cut dan replace pipa yang bocor. Dari insiden ini, tidak ada pelanggan yang terdampak dan ditargetkan perbaikan selesai di malam hari yang sama," kata Sheila.

Lebih lanjut, Sheila turut menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Tim Damkar Pemprov DKI dan Pamobvit Polda Metro Jaya yang ikut memadamkan api dan pengamanan di lokasi. Selain itu, atas sikap tanggap dari masyarakat sekitar lokasi kejadian yang langsung mengabarkan kepada petugas PGN, sehingga insiden ini dapat segera diatasi.

Sebelumnya, kebocoran pipa gas terjadi di bawah gorong-gorong di wilayah Tamansari, Jakarta Barat. Kejadian ini viral di media sosial.

Kasi Ops Damkar Jakarta Barat Sjukri Bahanan menyebut peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Awalnya, seorang petugas PPSU datang untuk melapor ke Pos Lokasari meminta pertolongan.

"Petugas datang ke lokasi sekira pukul 17.05 WIB, pemadaman selesai dengan memakan waktu sekitar 40 menit hingga pemadaman selesai," kata Sjukri dalam keterangannya, Selasa (11/1/2022).

Sjukri mengungkap kepemilikan pipa yang terbakar tersebut. Ia mengatakan pipa itu punya perusahaan negara (PN).

"Punya perusahaan negara (PN) itu gasnya," ujar Sjukri.

(rak/hri)