Bupati Banyuwangi Tolak Mundur
Sabtu, 06 Mei 2006 11:16 WIB
Surabaya - Sambil terus menebar senyuman, Bupati Banyuwangi Ratna Ani Lestari akhirnya bersedia buka mulut. Ratna menolak mentah-mentah desakan ribuan warga agar dirinya lengser dari jabatan sebagai Bupati Banyuwangi."Kita mengacu pada aturan dan mekanisme yang ada karena semua sudah ada mekanisme yang mengatur," kata Ratna yang terbalut busana warna hitam.Hal ini disampaikan dia saat menghadiri rapat Koordinasi Nasional Bidang Pemerintahan Dalam Negeri dan Otda DPP PDIP di Laguna Square, Surabaya Timur, Sabtu (6/5/2006).Menurut dia, kasus tersebut telah dilaporkan kepada Gubernur Jawa Timur dan Mendagri. "Menurut beliau-beliau diminta sesuai dengan mekanisme," cetus Ratna yang mengenakan jilbab bermotif kotak-kotak warna hitam dan putih ini.Ketika dicecar wartawan mengenai berbagai kebijakannya yang dinilai merugikan rakyat, Ratna dengan nada tenang mempersilakan agar semua masalah ditempuh sesuai jalur hukum. "Kan sudah ada mekanisme. Kalau salah silakan ke PTUN atau ke pengadilan".Dukung IstriSuami Bupati Bayuwangi Ratna Ani Lestari, I Gede Winasa, memberikan dukungan penuh terhadap karir politik sang istri."Saya tetap dukung secara moral untuk menguatkan dia. Selama tidak melanggar UU dan hukum ikuti sesuai mekanisme yang ada," kata Winasa yang juga menjabat bupati Jembrana, Bali. "Saya minta dia tegar, kuat menghadapi cobaan. Politik ya seperti ini harus kuat. Politikus itu ditodong pistol harus siap, dan tidak boleh takut," tambah Winasa sambil tertawa. Hahaha!Ribuan orang dari Forum Banyuwangi Bersatu (FBB) meminta Ratna segera turun dari jabatannya pada Kamis (3/5/2006). Alasan yang mengemuka, Ratna dituding melakukan diskriminasi dalam menerapkan program biaya pendidikan gratis. Aksi ribuan orang ini didukung oleh DPRD. Dalam pertemuan pimpinan DPRD dengan perwakilan ulama, dan juga dihadiri Wakil Bupati Yusuf Noris, disepakati agar Ratna segera menanggalkan jabatan sebagai Bupati Banyuwangi. Saat demo digelar, Ratna sendiri berada di luar Banyuwangi. Kabarnya sedang berada di Jakarta.
(aan/)











































