Menkes: Pasien Omicron Masuk RS Lebih Rendah Dibanding Saat Gelombang Delta

Yulida Medistiara - detikNews
Rabu, 12 Jan 2022 09:19 WIB
Menkes Budi Gunadi Sadikin
Menkes Budi Gunadi Sadikin (Foto: Vidya Pinandhita/detikHealth)
Jakarta -

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan gejala pasien Omicron relatif lebih ringan meskipun mudah menyebar. Budi mengatakan pemerintah meminta masyarakat tetap waspada, tetapi tak perlu panik karena diperkirakan yang dirawat di RS lebih rendah dibanding saat gelombang Delta.

"Ciri-ciri dari varian ini adalah peningkatan jumlah kasusnya akan sangat cepat, akan sangat banyak namun baiknya relatif lebih ringan. Data penelitian menunjukkan 30 sampai 40 persen lebih ringan untuk pasien yang masuk rumah sakit," kata Budi dalam konferensi pers virtual, Rabu (12/1/2022).

"Kita harus tetap waspada dan hati-hati, kita harus siaga namun tidak perlu panik, karena kasus yang masuk ke rumah sakit akan jauh lebih rendah dibandingkan dengan kasus sebelumnya pada saat gelombang Delta," ujarnya.

Oleh karenanya Budi mengatakan kunci menghadapi varian Omicron ini sebenarnya sama seperti saat menghadapi varian Delta. Salah satunya adalah disiplin protokol kesehatan.

"Menyampaikan ke seluruh warga bahwa cara menanggulangi menghadapi gelombang Omicron ini sama dengan seperti kita menghadapi virus SARS Cov 2, dan nomor satu yang paling penting kita harus disiplin menjalankan protokol kesehatan, pakai masker hal utama yang harus dilakukan," ujar Budi.

Kedua, disiplin melakukan survailance, testing. Pemerintah akan memperbanyak reagen PCR.

"Kemudian kalau memang sakit, lebih baik kita isolasi," kata Budi.

Selain itu pemerintah akan mempercepat vaksinasi. Serta menyiapkan tempat tidur Rumah sakit, tempat isolasi mandiri, obat-obatan dan stok oksigen.

Simak Video 'Luhut: Sudah Ada Tanda-tanda Gelombang Omicron Muncul di RI':

[Gambas:Video 20detik]



(yld/idn)