6 Titik Api Diam Muncul di Puncak Merapi Bagian Selatan
Sabtu, 06 Mei 2006 02:28 WIB
Yogyakarta - Sedikitnya enam titik api diam muncul di kawasan puncak Merapi bagian selatan. Guguran lava pijar sejauh 200-an meter juga tampak dari kawasan Sleman dan Klaten sepanjang hari Kamis (4/5/2006) mulai pukul 18.30-24.00 WIB dan Jumat (5/5) dini hari."Enam titik api yang muncul itu semuanya hampir ke selatan dan tampak dari Kaliurang maupun Deles Klaten," kata Kepala Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian (BPPTK), Ratdomo Purbo kepada wartawan di jl Cendana Yogyakarta, Jumat (5/5/2006).Selain titik api diam yang tampak pada Kamis malam hingga Jumat dini hari katanya, saat ini tercatat empat kali guguran lava pijar ke arah Kaliurang, sepanjang 200-an meter. Guguran lava tersebut, semakin hari akan terus berlangsung. Luncuran dari guguran lava itu masih mengarah ke Kali Gendol dan Kali Boyong Sleman serta Kali Woro Klaten."Luncuran ke Boyong akan melalui celah Gegerboyo dengan kubah lava yang sekarang masih agak tersumbat. Sedangkan luncuran ke Kali Gendol melalui pintu Gendol," katanya.Dia mengatakan meski sudah ada titik api diam, BPPTK belum bisa memastikan arah luncuran kubah jika nanti terjadi guncangan kubah. Namun jika dilihat dari posisi munculnya kubah lava baru dan kubah lain yang mengelilingi pelataran Gendol, maka potensi paling tinggi terjadi ke arah selatan yang mengarah ke Sleman."Kemungkinan besar ke arah Kali Gendol, Bebeng, Boyong dan Kuning. Serta ke arah tenggara dengan menyusuri Kali Woro Klaten," katanya.Data pengamatan pada hari Jumat (5/5/2006) pukul 00.00-06.00 WIB, tercatat gempa fas sebanyak (MP) sebanyak 19 kali dan gempa guguran sebanyak 25 kali. Sepanjang Kamis malam hingga Jumat siang, Merapi cerah sehingga dapat dilakukan pengamatan secara visual. Sedang tinggi asap solfatara maksimum 300 meter. Pada tanggal (4/5/2006) terjadi 84 kali guguran, dengan gempa vulkanik dangkal satu kali, dan gempa fase banyak (MP) 102 kali.
(ddn/)











































