Mahasiswa Sulut Meninggal Misterius di Kanada, Keluarga Tunggu Hasil Forensik

Trisno Mais - detikNews
Senin, 10 Jan 2022 21:53 WIB
Minahasa Utara -

Ibu mahasiswi asal Minahasa Utara (Minut) yang meninggal di Kanada, Grace Karundeng, Teresita Sanchez, menanti hasil forensik kematian anaknya. Setelah hasil itu keluar, barulah anaknya bisa dibawa pulang ke Indonesia.

Teresita menceritakan awalnya mereka mendapatkan kabar duka. Dia mendapat kabar dari kakak almarhumah yang tinggal bersama di Kanada.

"Dengar kabar pertama dari kakaknya. Saat itu kakaknya mau melihat adiknya, tapi tidak diperbolehkan. Nah dia menelepon ke kita itu jam 4 sore waktu di Kanada," kata Teresita, Senin (10/1/2022).

"Kakaknya Grace meminta pulang untuk mengantarkan adiknya. Tinggal menunggu hasil forensik supaya jenazah bisa dibawa ke sini," tuturnya.

Teresita berharap agar jenazah anaknya bisa segera pulang dari Kanada ke Indonesia. Namun, dia masih menunggu hingga proses identifikasi selesai.

"Itu yang saya minta ke pemerintah Kanada agar anak saya bisa pulang. Memang harapan kita sebagai keluarga anak kami itu bisa pulang secepatnya ke rumah ini. Pulang ke Indonesia secepat mungkin," kata Teresita.

Teresita menjelaskan sejauh ini tidak ada kendala berkaitan dengan pemulangan jenazah anaknya. Hanya, ada beberapa prosedur yang perlu diselesaikan.

"Tidak ada kendala proses pemulangan, tapi hanya harus kita ikuti prosedurnya. Harus diidentifikasi sebelum dipulangkan," imbuhnya.

Dia pun bercerita sosok anaknya di mata keluarga. Menurutnya, Grace merupakan sosok yang berbakti kepada orang, gereja, dan masyarakat.

"Dia anaknya sangat baik. Dia tidak pernah melawan orang tua selalu berbakti kepada orang tua. Dia anaknya baik, entah di gereja maupun di sekolah," pungkasnya.