Soal Fenomena Spirit Doll, Ketum PKB: Lebih Baik Rawat Yatim Piatu

Dea Duta Aulia - detikNews
Senin, 10 Jan 2022 16:51 WIB
Muhaimin Iskandar
Foto: PKB
Jakarta -

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar merespons fenomena spirit doll atau boneka arwah yang belakangan ini tengah digandrungi oleh sejumlah publik figur. Menurutnya, fenomena itu tidak perlu dibesar-besarkan, namun pemilik boneka juga tidak boleh berlebihan.

Spirit doll adalah boneka yang menyerupai bayi atau anak-anak serta kerap diperlakukan seperti makhluk hidup diberikan makan, pakaian, hingga diajak bicara.

"Saya kira ini hal baru dan fenomena unik. Sah saja dijadikan hobi selama tidak berlebihan," kata pria yang kini disapa Gus Muhaimin tersebut dalam keterangan tertulis, Senin (10/1/2022).

Ia menambahkan, menggandrungi spirit doll sama saja dengan senang terhadap boneka pada umumnya. Namun, ketika spirit doll membuat daya khayal pemiliknya tidak jelas, maka jauh lebih baik ditinggalkan dan dialihkan pada hal-hal yang positif, seperti merawat yatim piatu.

"Kalau sampai spirit doll dianggap seolah-olah membawa keberuntungan, ada kekuatan supranatural yang bisa memberi sesuatu kepada pemiliknya, saya kira tinggalkan saja. Lebih baik rawat yatim piatu saja kalau begitu, jelas manfaatnya, berkah juga dunia akhirat," tambahnya.

Sebagai informasi tambahan, tren memelihara spirit doll berkembang sekitar tahun 2016 di negara Thailand dengan nama Luk Thep atau malaikat anak. Sebagian besar warga yang memiliki boneka arwah ini meyakini bahwa spirit doll tersebut memiliki kekuatan supranatural atau pembawa keberuntungan.

(fhs/ega)