Pemerintah Akui Belum Punya Data Lengkap Buruh Ditunggangi
Jumat, 05 Mei 2006 17:59 WIB
Jakarta - Pemerintah mengakui belum memiliki data-data yang lengkap mengenai aksi buruh ditunggangi pihak yang kalah dalam Pemilu 2004. Namun pemerintah akan membuktikan tudingan itu. "Secara data-data belum (lengkap)," kata Menteri Pertahanan (Menhan) Juwono Sudarsono saat ditanya wartawan usai memberikan kuliah umum di Universitas Mustopo Beragama, Jalan Hang Lekir, Kebayoran Baru, Jakarta, Jumat (5/5/2006).Menurut Juwono, data yang diperoleh pemerintah sehingga menyimpulkan aksi buruh ditunggangi merupakan data dari intelijen. Polisi saat ini masih terus melakukan pemeriksaan untuk membuktikan ada tidaknya pihak yang mendompleng aksi buruh. "Kita akan terus membuktikan," tandas Juwono.Mbah Tardjo, Gus Dur & AmienJuwono pada kesempatan itu juga menuturkan ia mendapat teguran dari sejumlah tokoh nasional. Namun ia menilai teguran tersebut merupakan hal yang wajar. "Kemarin Mbah Tardjo marahin saya dengan sayang. Gus Dur juga bereaksi, Amien Rais juga bereaksi. Saya kira itu wajar saja," kata pria bergelar profesor ini. Pemerintah menghargai pendapat sejumlah tokoh yang menilai pernyataan aksi buruh ditunggangi sebagai hal terlalu dini. Perbedaan pendapat, tegas Juwono, merupakan bagian demokrasi.
(iy/)










































