Survei Indikator: Angka Persetujuan Jokowi Tiga Periode Meningkat

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Senin, 10 Jan 2022 12:08 WIB
Presiden Jokowi
Presiden Jokowi (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Lembaga survei Indikator merilis hasil survei perihal isu perpanjangan masa jabatan presiden menjadi tiga periode. Hasilnya, angka persetujuan jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) maju kembali untuk ketiga kalinya meningkat dibanding survei sebelumnya.

Survei Indikator Politik Indonesia digelar pada 6-11 Desember 2021. Populasi survei tersebut adalah warga negara Indonesia berusia 17 tahun ke atas, atau mereka yang memiliki hak pilih dalam pemilihan umum.

Penarikan sampel survei Indikator menggunakan metode multistage random sampling. Total sampel 2020 responden, dengan sampel basis sebanyak 1.220 orang yang tersebar proporsional di 34 provinsi, serta dilakukan penambahan sebanyak 800 responden di Jawa Timur.

Margin of error survei tersebut +- 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka.

Ada sejumlah survei yang dilakukan terkait isu perpanjangan masa jabatan presiden. Salah satu survei yang dilakukan adalah perihal 'Joko Widodo Maju Kembali untuk Ketiga Kalinya di Pilpres 2024'. Bagaimana hasilnya?

Simulasi pertanyaan:

Ada yang berpendapat bahwa Presiden Joko Widodo harus kembali menjadi calon presiden untuk ketiga kalinya di pemilihan 2024 nanti. Seberapa setuju Ibu/Bapak dengan pendapat tersebut?

Desember 2021

Sangat Setuju: 6,7 persen
Setuju: 33,3 persen
Kurang Setuju: 28,4 persen
Tidak Setuju Sama Sekali: 27,1 persen
TT/TJ: 4,5 persen

November 2021

Sangat Setuju: 5,7 persen
Setuju: 32,7 persen
Kurang Setuju: 40,8 persen
Tidak Setuju Sama Sekali: 26,5 persen
TT/TJ: 4,0 persen

September 2021

Sangat Setuju: 4,6 persen
Setuju: 22,9 persen
Kurang Setuju: 40,8 persen
Tidak Setuju Sama Sekali: 27,9 persen
TT/TJ: 3,8 persen

Hasil survei Indikator perihal perpanjangan masa jabatan presiden (Foto: Screenshot Indikator)Hasil survei Indikator perihal perpanjangan masa jabatan presiden (Foto: Screenshot Indikator)

Sementara, untuk survei 'Masa Jabatan Joko Widodo Ditambah Hingga 2027', mayoritas responden kurang atau tidak setuju. Berikut hasil surveinya:

Simulasi pertanyaan:

Ada yang berpendapat bahwa masa jabatan Presiden Joko Widodo sebaiknya ditambah hingga tahun 2027 agar penanggulangan pandemi Covid-19 dan pemulihan perekonomian nasional dapat diselesaikan secara tuntas. Apakah Ibu/Bapak sangat setuju, setuju, kurang setuju atau tidak setuju sama sekali?

Sangat Setuju: 4,5 persen
Setuju: 31 persen
Kurang Setuju: 32,9 persen
Tidak Setuju Sama Sekali: 25,1 persen
TT/TJ: 6,6 persen

Dukungan Masa Jabatan Diperpanjang

Indikator juga merilis hasil survei mengenai 'Dukungan Masa Jabatan Presiden Diperpanjang Menjadi Tiga Periode'. Survei ini dilakukan dengan simulasi pertanyaan 'Seberapa setuju Ibu/Bapak jika masa jabatan presiden diperpanjang menjadi tiga periode?'. Apa hasilnya?

Desember 2021

Sangat Setuju: 5,2 persen
Setuju: 33,4 persen
Kurang Setuju: 25,9 persen
Tidak Setuju Sama Sekali: 30,9 persen
TT/TJ: 4,5 persen

November 2021

Sangat Setuju: 4,2 persen
Setuju: 31,4 persen
Kurang Setuju: 30,0 persen
Tidak Setuju Sama Sekali: 30,2 persen
TT/TJ: 4,1 persen

September 2021

Sangat Setuju: 2,8 persen
Setuju: 31,4 persen
Kurang Setuju: 34,4 persen
Tidak Setuju Sama Sekali: 36,9 persen
TT/TJ: 4,9 persen

"Ada sedikit peningkatan angka persetujuan (masa jabatan presiden diperpanjang - red)," tulis Indikator.

Hasil survei Indikator perihal perpanjangan masa jabatan presiden (Foto: Screenshot Indikator)Hasil survei Indikator perihal perpanjangan masa jabatan presiden (Foto: Screenshot Indikator)
(mae/tor)