Gus Dur Ungkap 3 Kecurangan Pilkada Tuban
Jumat, 05 Mei 2006 15:49 WIB
Jakarta - Ketua Dewan Syuro PKB Gus Dur kembali mengungkapkan Pilkada Tuban yang penuh kecurangan. Ada tiga kecurangan yang terjadi dalam pelaksanaan pilkada di kota tersebut."Begitu banyak kecurangannya," kata Gus Dur di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta, Jumat (5/5/2006).Bentuk kecurangan itu menyangkut perhitungan suara yang dimanipulasi KPUD Tuban, adanya calon pemilih yang sebetulnya tidak berhak memilih, dan banyaknya orang dari daerah lain yang ikut serta memilih."Bayangkan 200 ribu orang tidak terdaftar ikut memilih. Saya tahu karena dapat laporan terus menerus dari Tuban. Dikira NU goblok terus apa!" cetus Gus Dur.Dia juga menyayangkan sikap Wapres Jusuf Kalla yang meminta Kapolres Tuban segera dicopot. "Saya paling ketawa Kapolres oleh JK diminta diganti, apa itu artinya. Padahal Kapolres itu baik sekali. Namun karena diperintah bupati ya terpaksa dia ngitung suara juga. JK ngerti urusan atau nggak sih!" tandasnya.Namun ketika Gus Dur diminta membeberkan bukti-bukti kecurangan itu, dia enggan berkomentar. "Nggak usah bukti-bukti, rakyat sudah tahu kok," elaknya.Dia juga kembali menegaskan, rusuh di Tuban dipicu ulah Bupati Haeny Relawati dan suaminya, Ali Hasan, beserta Ketua KPUD Sumito. "Tangkap saja orang itu," tegasnya.
(umi/)











































