Dipimpin Wakasal, Pembangunan Maritime Food Estate Jembrana Dimulai

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 09 Jan 2022 00:17 WIB
Dok istimewa
Foto: Dok istimewa
Denpasar -

Ground breaking pembangunan Maritime Food Estate, Kampung Bahari Nusantara TNI AL di Jembrana, Bali, dimulai. Ground breaking dipimpin Wakil Kepala Staf TNI AL, Laksdya TNI Ahmadi Heri Purwono.

"Maritime Food Estate (MFE) adalah bagian dari Program Kampung Bahari Nusantara yang fokus pada budidaya udang vaname teknologi terbaru Ultra Intensive Aquagriculture Technology," jelas Ahmadi Heri dalam keterangannya, Minggu (9/1/2022).

"MFE yang sedang dibangun di Jembrana meliputi MFE Tahap I di Pabuahan, MFE Tahap II di Pengambengan dan MFE Tahap III si Yeh Embang Kabupaten Jembrana yang meliputi 90 kolam budidaya udang vaname berdiamater 30 meter," lanjutnya.

Program ini merupakan kerjasama TNI AL dengan Pemda Jembrana dan swasta. Sasaran program tersebut yakni masyarakat pesisir dalam hal penyerapan tenaga kerja, kesehatan, hingga edukasi.

Selain itu, Ahmadi Heri menjelaskan Maritime Food Estate juga bertujuan membina potensi maritim dan pemberdayaan wilayah pertahanan. Hal ini agar terjadi sinergi antara TNI AL, Pemda dan masyarakat pesisir untuk bersama-sama menjaga pertahanan di wilayah.

"Kami berterima kasih kepada Bupati Jembrana dan jajarannya yang telah bersedia bekerjasama dengan TNI AL dalam menjalankan program Unggulan TNI AL Maritime Food Estate ini, semoga program ini berjalan dengan baik dan dapat memberikan mandat bagi Kabupaten Jembrana umumnya dan masyarakat di wilayah pertahanan pesisir dan laut," tutur Ahmadi.

Bupati Jembrana I Nengah Tamba buka suara soal Maritime Food Estate. Ia sangat berterima kasih kepada TNI AL.

"Masyarakat Jembrana sangat berterima kasih kepada pimpinan TNI AL dan seluruh jajaran atas program Maritime Food Estate di Jembrana ini, ini kerja nyata TNI AL yang telah memberi lapangan pekerjaan kepada anak anak muda Jembrana dan tentunya akan memberi kontribusi kepada PAD Kabupaten Jembrana," kata Tamba.

"Kami akan mengawal dan ikut serta untuk menyukseskan program Maritime Food Estate ini, semoga keberadaan MFE ini juga akan membantu pemenuhan target produksi udang yang dicanangkan Gubernur Bali yaitu sebanyak 10.000 ton/tahun," pungkasnya.

(isa/jbr)