Ledakan Keras Iringi Pesawat Batavia Air Tergelincir

Ledakan Keras Iringi Pesawat Batavia Air Tergelincir

- detikNews
Jumat, 05 Mei 2006 14:39 WIB
Jakarta - Sesaat setelah mendarat di runway selatan Bandara Soekarno-Hatta, terdengar ledakan keras dari arah pesawat Batavia Air. Pesawat pun belok ke arah kanan.Kesaksian ini disampaikan salah satu penumpang, Johan Susmono (53), kepada detikcom, Jumat (5/5/2006). Johan kini terpaksa dirawat di RS Mitra Internasional, Jatinegara, akibat depresi dan tensi darah naik.Johan yang sehari-hari menjabat sebagai Kasubdit Direktorat Pemberdayaan Masyarakat Desa di Depdagri mengaku dirinya memang tengah ada tugas ke Manokwari untuk mendampingi caretaker Gubernur Irian Jaya Barat.Johan menceritakan, sekitar pukul 05.05 WIB pesawat take off. Kurang lebih 5 menit setelah itu pilot mengatakan kepada penumpang, pesawat mengalami gangguan teknis dan harus kembali ke Bandara Soekarno-Hatta.Saat itu lampu di dalam peswat dipadamkan dan belum ada penumpang yang panik. Bahkan ada yang tidur. Setelah pesawat turun dengan normal dan meluncur beberapa ratus meter, tiba-tiba terdengar suara ledakan, kemudian pesawat belok ke kanan.Saat itulah penumpang panik dan terdengar suara takbir. Lalu pilot dan kru kabin menghampiri penumpang untuk menenangkan.Salah satu pintu darurat pun dibuka dan disiapkan tangga darurat dari balon. Penumpang berdesakan ingin segera turun karena panik dan ketakutan. Begitu juga dengan Johan yang duduk di seat 5 pesawat tersebut.Pada saat itu asap hitam menggumpal di dekat pesawat, karena ternyata suara ledakan itu berasal dari ban yang pecah.Saat ini kondisi Johan terlihat tensinya sudah menurun, dari 170/100 sejak awal diperiksa, kini 140/100.Sekitar 30 menit Johan diperiksa di emergency room Bandara Soekarno-Hatta, kemudian dibawa ke RS Mitra International lantai 8 ruang 804. Nantinya akan diadakan pemeriksaan jantung karena hal itu membuat Johan shock berat saat dibawa ke rumah sakit. Selama ini Johan memang menderita darah tinggi."Saya masih berdiri waktu turun. Masih pengen foto. Tapi karena asap hitamnya menggumpal ya nggak jadi," ujar dia.Istri Johan, Yetty Karnawati, yang kesehariannya bekerja sebagai Sekretaris Direktur PT Indosat berusaha tenang saat menerima telepon dari Johan. Yetty pun kemudian menghubungi kantor suaminya di Depdagri.Sebelum kejadian ini Johan memang mondar-mandir ke Jakarta dalam rangka cek sakit darah tingginya.Johan kini masih dirawat di RS tersebut. Dia ditunggui oleh istri dan anaknya. Ada beberapa teman Johan turut menjenguk, karena Johan sempat SMS teman-temannya di Depdagri. (san/)


Berita Terkait