Picu Kecelakaan Maut, Tol Palembang-Lampung Dikeluhkan Berlubang-Gelombang

Prima Syahbana - detikNews
Sabtu, 08 Jan 2022 13:27 WIB
Kecelakaan maut terjadi di ruas tol Palembang-Lampung Seorang mahasiswa tewas akibat mobilnya mengalami kecelakaan usai menghindari jalan berlubang. (dok Istimewa)
Kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Palembang-Lampung. Seorang mahasiswa tewas akibat mobilnya mengalami kecelakaan usai menghindari jalan berlubang. (dok Istimewa)
Palembang -

Seorang mahasiswi, Febi Khairunnisa (21), tewas setelah mobil yang dikendarainya mengalami kecelakaan karena menghindari lubang di ruas Tol Palembang-Lampung Km 362 (Tol Palembang-Kayu Agung). Sebelum korban tewas, warga sudah banyak mengeluhkan kondisi jalan tol yang banyak lubang.

"Sebelumnya kan pernah saya sampaikan, jalan tol ini memang tak layak dilalui, lubangnya di mana-mana, gelombangnya di mana-mana, kan akhirnya sampai ada korban jiwa seperti itu. Seharusnya pihak pengelola tol itu peka," kata seorang sopir truk lintas Jawa-Sumatera, Banu Indra (40), Sabtu (8/1/2022).

Pria yang sebelumnya mengeluhkan kondisi tol tersebut kepada detikcom itu mengaku, awalnya ia memang sudah menduga kejadian kecelakaan maut seperti yang dialami mahasiswi itu pasti akan terjadi. Dia mengatakan pihak kementerian terkait, dalam hal ini Kementerian Perhubungan (Kemenhub), harus segera melakukan evaluasi.

"Saya tidak heran atas peristiwa itu. Tidak bisa menyalahkan sopirnya, toh memang kondisi jalannya yang tidak layak. Katanya mau diperbaiki kemarin, tapi apa, itu masih ada lubangnya. Apanya coba yang diperbaiki, parah. Pihak keluarga korban bisa saja menuntut kalau kejadiannya seperti itu," ungkap pria warga Banyuasin, Sumsel, tersebut.

"Sudah, diganti saja pengelolanya, kenapa kok dipertahankan? Sudah jelas-jelas gagal mengelola jalan tol itu. Malu-maluin kan. Jalan berbayar yang katanya bebas hambatan kok gitu," tuturnya.

Hal senada disampaikan Ketua Komunitas Sopir Truk RST Sumsel, Apriyadi. Dia mengatakan ruas tol tersebut merupakan tol paling ekstrem yang pernah dilalui.

"Wah kalau tol itu memang tol paling ekstrem. Tak layaklah dilalui. Semua sopir dari Jawa rata-rata ngakunya sama, ada yang patah as roda, ada yang patah per, banyaklah segala macam kendala di tol itu. Intinya, tol itu tol paling ekstrem yang pernah kami lalui. Sudah bayarnya mahal, tapi kondisi jalannya parah banget," ungkap Apriyadi terpisah.

Waskita Sriwijaya Tol selaku pengelola belum memberi respons saat dimintai konfirmasi. Begitu juga pihak Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub juga belum memberi respons.

Pengemudi Wanita Tewas Terpental karena Hindari Lubang

Sebelumnya, kecelakaan maut terjadi di ruas tol Palembang-Lampung (Ruas Tol Palembang-Kayu Agung) Km 362. Seorang pengendara mobil bernama Febi Khairunisa (21) tewas akibat mobilnya mengalami kecelakaan setelah menghindari jalan berlubang.

"Iya korban meninggal dunia. Korban awalnya menghindari lubang, dengan cara menghindar ke kiri, kemudian kendaraannya jenis Brio hilang kendali, lalu oleng. Korban terpental 15 meter dari lokasi lubang itu (di Tol Palembang-Kayuagung)," kata Kasat Lantas Polres Ogan Ilir AKP M Alka saat dimintai konfirmasi detikcom, Sabtu (8/1).

Alka mengatakan peristiwa itu terjadi pada Jumat (7/1) kemarin sore sekitar pukul 17.34 WIB. Kecelakaan itu terjadi saat korban melaju mengendarai minibus bernopol BG-1649-KF di jalur dua Tol Palembang-Kayu Agung Km 362 (dihitung dari Bakauheni-Palembang).

Berdasarkan kartu identitas yang ditemukan di lokasi kecelakaan, korban diketahui merupakan mahasiswi di universitas swasta di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel).

"Kejadiannya sore menjelang malam kemarin sebelum Magrib. Saat itu korban hendak pulang dari Palembang ke rumahnya di Kayu Agung. Korban lewat di jalur dua diduga dengan kecepatan tinggi. Di TKP korban bertemu lubang yang ukurannya sekitar 50 cm dan dalam sekitar 15-20 cm, korban laka tunggal," terangnya.

"Usai hilang kendali, lalu oleng ke kanan, korban menabrak median pembatas jalan, pengemudi terkeluar dari kendaraannya. Akibat dari laka lantas tersebut, pengemudi mengalami luka benturan di kepala dan dada, lalu meninggal dunia pada saat perjalanan ke Rumah Sakit Hermina Jakabaring," ungkapnya.

Video kecelakaan maut tersebut ramai beredar di media sosial. Dalam video, tampak kendaraan yang ditumpangi korban mengalami ringsek di bagian depan. Mobil korban juga berada dalam posisi melintang di tengah jalan tol. Selain itu tampak puing-puing dari kendaraan tersebut berserakan.

Tonton juga: Merasakan Tempat 'Healing' yang Lagi Viral di Tengah Kota Jakarta

[Gambas:Video 20detik]





(jbr/jbr)