ADVERTISEMENT

Diresmikan Gubernur Banten, Revitalisasi Tugu Pamulang Habiskan Rp 700 Juta

Nahda Rizky Utami - detikNews
Sabtu, 08 Jan 2022 12:43 WIB
Revitalisasi Tugu Pamulang
Tugu Pamulang, Tangsel (Nahda/detikcom)
Jakarta -

Gubernur Banten Wahidin Halim meresmikan Tugu Pamulang di Pamulang, Tangerang Selatan. Revitalisasi Tugu Pamulang ini menghabiskan anggaran Rp 700 juta.

Wahidin mengatakan desain Tugu Pamulang diambil dari sejarah hingga budaya Kota Tangerang Selatan. Selain itu, ada sejarah dari Banten.

"Ya tadi awalnya saya nggak ngerti, tapi lama-lama ngerti dari Pak Arlan (Plt Kepala Dinas PUPR Banten). Historical, sejarah, kultural diambil dari Kota Tangselnya, sejarah Bantennya, berbagai simbol," kata Wahidin di lokasi, Sabtu, (8/1/2022).

Wahidin mengaku tak mempermasalahkan jika Tugu Pamulang yang merupakan aset Pemprov Banten dialihkan ke Pemkot Tangsel. Menurutnya, Tugu Pamulang ini dibangun untuk masyarakat.

"Ya kita sih nggak ada masalah karena memang ini tugu jalan aja di situ. Jangan kamu bawa saya kepada problem polemik ini kota atau provinsi. Tidak, karena ini jalannya jalan kita, jalan provinsi, ya kita bangun untuk masyarakat. Kalau nanti dikelola oleh Kota, Kabupaten, nggak ada masalah apa-apa," jelas Wahidin.

Revitalisasi Tugu Pamulang menghabiskan anggaran Rp 700 juta. Pengerjaan revitalisasi dilakukan selama dua bulan.

"Kita menggunakan anggaran APBD Provinsi Banten 2021 di Dinas PUPR, yang melaksanakan di UPTD Tangerang. Total anggarannya Rp 700 juta. Pengerjaan hampir dua bulan," kata Plt Kepala Dinas PUPR Banten Arlan Marzan di lokasi, Sabtu (8/1/2022).

Arlan menjelaskan biaya perawatan Tugu Pamulang selama satu tahun sekitar Rp 50 juta. Ke depan, Tugu Pamulang akan dipasangi pagar-pagar agar tidak ada yang merusak.

"Sekitar Rp 50 juta setahun karena kita ada lampu-lampu, kemudian ke depan mau pasang pagar. Kita khawatir ada yang masuk merusak," ucap Arlan.

Sementara itu, salah satu warga Pamulang, Iwan, mengaku bangga atas revitalisasi Tugu Pamulang. Iwan mengatakan Tugu Pamulang saat ini lebih bagus.

"Bangga. Intinya mah bangga aja, ada ikonnya," jelas Iwan.

"Sebelumnya sama saja sih, cuma kurang menarik saja. Sekarang lebih bagus," imbuhnya.

(dek/dek)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT