DPR Selidiki Keterlambatan Poliklinik Tangani Andi Jalal
Jumat, 05 Mei 2006 11:49 WIB
Jakarta - Berkaca dari keterlambatan memberikan pertolongan pertama pada anggota DPR dari FPBR Alm Mayjen TNI Purn Andi Jalal Bachtiar, poliklinik DPR pun berbenah. Jadwal piket dibenahi dan petugas kesehatan di-training."Ya masih kita cek lagi. Bagaimana prosedur piketnya. Yang pasti akan kita perbaiki nanti. Kita akan adakan training kepada semua perawat untuk melakukan pertolongan pertama," kata Sekjen DPR RI Faisal Djamal.Hal ini disampaikan dia di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Jumat (5/5/2006).Dikatakan dia, peralatan kesehatan di poliklinik DPR memadai. "Kita punya 3 ambulans, 1 ambulans di sini dan yang lain disebar di perumahan DPR Kalibata dan Ulujami. Kita punya peralatan jantung, mata, internis, gigi dan anak, laboratorium, UGD dan oksigen," urainya.Selain itu, lanjut Faisal, akan dipasang alat komunikasi cepat untuk memberikan pertolongan cepat pada anggota.Kapala Sub Bagian Penanganan Kesehatan Erni Guntarti menambahkan ada 12 dokter yang bertugas di poliklinik. Rinciannya, 5 dokter spesialis dan 7 dokter umum. Sedangkan perawat ada 20 orang.Erni membantah poliklinik lamban memberikan pertolongan pertama pada Andi Jalal."Tidak ada informasi padahal kita ada yang tugas. Jadi nggak tahu.Mereka hanya memberitahu pada cleaning service dan cleaning service menganggap kita pulang padahal ada," kata Erni.Untuk itu, lanjut Erni, pihaknya akan melakukan koordinasi dan melakukan pelatihan pada perawat dan mengatur kembali jadwal piket.Bendera 1/2 TiangBerbagai tanda dukacita, DPR memasang bendera setengah tiang. Jenazah Andi Jalal tiba di Gedung DPR/MPR pukul 11.00 WIB.Upacara penghormatan terakhir pun digelar di Gedung Nusantara. Tampak hadir Wakil Ketua DPR Soetardjo Soerjogoeritno, Zaenal Ma'arif, dan Muhaimin Iskandar.Andi tiba-tiba ambruk ketika rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPR di Senayan baru dimulai 30 menit pada Kamis 4 Mei. Dia terlihat seperti terkena stroke dan langsung jatuh tidak sadarkan diri.Andi kemudian dilarikan ke Rumah Sakit TNI AL Mintohardjo dengan menggunakan mobil pribadi anggota DPR. Andi meninggal dunia dalam perjalanan menuju RS TNI AL Mintohardjo, Benhil, Jakarta Pusat pukul 16.45 WIB.
(aan/)











































